Bank Sumsel Babel Resmikan Kantor Kas Pulau Rimau di Lokasi Baru, Layanan Keuangan Kini Lebih Dekat Warga

BANYUASIN — Bank Sumsel Babel resmi memperluas jangkauan layanan keuangannya dengan mengoperasikan Kantor Kas Pulau Rimau Cabang Pangkalan Balai di lokasi baru, tepatnya di Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau. Peresmian dilakukan oleh Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH, pada Selasa (9/12/2025).
Relokasi kantor kas dari RT 01 RW 02 ke RT 02 RW 03 Desa Teluk Betung ini menghadirkan gedung layanan yang lebih luas, representatif, dan nyaman bagi nasabah.
Acara peresmian berlangsung hangat dengan pembacaan Yasin serta pemberian santunan kepada 20 anak yatim, sebagai wujud rasa syukur atas beroperasinya fasilitas baru tersebut.
Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalan Balai, Wiwiek Damayanti, menyampaikan bahwa relokasi kantor kas merupakan bentuk komitmen perseroan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini Kantor Kas Pulau Rimau berhasil menghimpun dana masyarakat sebesar Rp21 miliar dan menyalurkan kredit hingga Rp19 miliar.
“Kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperluas layanan, mendukung aktivitas ekonomi warga, dan menghadirkan fasilitas yang semakin baik,” ujarnya.
Bupati Banyuasin Askolani mengapresiasi langkah Bank Sumsel Babel yang dinilai konsisten menyediakan layanan keuangan inklusif bagi masyarakat daerah.
Ia mendorong warga Pulau Rimau dan Selat Penuguan untuk memanfaatkan keberadaan kantor kas ini, baik untuk menabung, mendapatkan pembiayaan usaha, hingga menunjang kebutuhan ekonomi rumah tangga.
“Semakin mudah akses layanan perbankan, semakin kuat pula pertumbuhan ekonomi di tingkat masyarakat,” ucapnya.
Dengan beroperasinya kantor kas di lokasi baru, Bank Sumsel Babel kembali menegaskan komitmennya sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya menawarkan layanan keuangan, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.
Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan inklusi keuangan, literasi perbankan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Banyuasin secara berkelanjutan. (***)




