Bank Sumsel Babel Tegaskan Tak Pernah Cairkan Rp 500 Miliar

PANGKALPINANG, MEDIAQU.id — Polemik tuduhan korupsi bernilai ratusan miliar rupiah yang menyeret nama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, kembali mendapat sorotan publik.

Kali ini, Bank Sumsel Babel (BSB) angkat bicara dan memberikan penjelasan detail mengenai batas kredit yang mereka miliki.

Tuduhan yang sebelumnya disampaikan oleh Corruption Investigation Committee (CICI) menyebut adanya pencairan kredit hingga Rp 500 miliar yang diduga melibatkan gubernur.

Namun BSB memastikan bahwa informasi tersebut mengada-ada dan tidak memiliki dasar.

Pimpinan BSB Cabang Pangkalpinang, Irwan Kurniawan, menjelaskan bahwa bank tidak mungkin menyalurkan pinjaman sebesar itu.

Baca juga  Bencana Puting Beliung di Pangkalpinang, Pj Wali Kota: Semoga Ada Hikmah di Baliknya

Pasalnya, aturan internal dan regulasi pemerintah sudah menetapkan batas kredit maksimal bagi nasabah.

“Batas maksimal kredit yang dapat kami berikan hanya Rp 500 juta per nasabah. Jadi kalau bicara ratusan miliar, itu sama sekali tidak sesuai realita,” jelas Irwan.

Ia menambahkan, total aset BSB Cabang Pangkalpinang saat ini hanya sekitar Rp 1 triliun. Dengan komposisi aset seperti itu, klaim pencairan kredit Rp 500 miliar jelas tidak masuk akal dari sisi perbankan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *