Headline

Hujan dan Kopi Temani Kunjungan Prof Udin ke Sekretariat Baru JMSI Babel

“Media adalah mitra strategis. Saya ingin Pangkalpinang tumbuh lebih baik dengan dukungan semua pihak, termasuk teman-teman JMSI,” ujarnya sambil menyeruput kopi yang mulai mendingin.

Hujan yang turun sejak pagi tak menyurutkan langkah Prof Udin. Kantor yang masih berantakan pun bukan alasan untuk menunda silaturahmi. Baginya, kehangatan komunikasi jauh lebih bernilai daripada formalitas tempat.

Pengurus JMSI Babel menyambutnya dengan hangat. Mereka mengapresiasi sikap egaliter sang wali kota, yang memilih datang di tengah kesibukan pindahan hanya untuk berbincang santai, tanpa agenda resmi.

Kunjungan sederhana itu justru terasa lebih berkesan. Di antara kardus, aroma kopi, dan suara hujan yang tak kunjung berhenti, hubungan antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dan JMSI Babel terasa semakin dekat.

Baca juga  Lanal Babel Telusuri Pemilik 80 Karung Pasir Timah Selundupan

“Tidak ada seremoni, tidak ada panggung, tidak ada publikasi besar. Hanya hujan, kopi hangat, dan obrolan yang jujur. Namun dari kesederhanaan itulah tumbuh jembatan komunikasi yang lebih kuat,” ungkap Ketua JMSI Babel, Supri.

Kadang, momen paling berarti lahir bukan dari ruangan mewah, melainkan dari teras kecil yang masih berbenah ditemani suara hujan dan secangkir kopi yang menghangatkan siapa pun yang duduk di sekitarnya. (Suf)

 

 

 

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!