PANGKALPINANG — Komitmen PT TIMAH Tbk dalam mendukung penguatan ekonomi lokal terus diwujudkan melalui program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sepanjang tahun 2025, PT Timah Tbk telah memfasilitasi berbagai program pelatihan bagi 142 pelaku UMKM binaan di wilayah operasional perusahaan sebagai bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Program pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas UMKM, mulai dari penguatan manajemen usaha, pemasaran digital, pengelolaan keuangan, hingga pengembangan produk kreatif, sehingga UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh secara berkelanjutan.
Beragam materi pelatihan diberikan kepada para pelaku UMKM, seperti strategi digital marketing untuk memperluas pasar, manajemen keuangan dan penyusunan laporan sederhana, pengelolaan permodalan, pengembangan ide bisnis kreatif, hingga peningkatan kualitas produk dan kemasan.
Salah satu pelatihan yang digelar diantaranya, Digital Marketing dalam Peningkatan Produktivitas Penjualan bagi UMKM, UMKM Maju Bersama Naksir UMKM: Naik Kelas dan Profiling, Pelatihan Cuan Emas, Usaha Tumbuh: Strategi Pintar Kelola Modal UMKM dimana kegiatan ini membekali pelaku usaha dengan pemahaman pengelolaan permodalan secara cerdas dan berkelanjutan.
Di bidang pengelolaan keuangan, PT Timah Tbk juga menggelar Pelatihan Manajemen Keuangan dan Pelaporan Keuangan Sederhana yang bertujuan meningkatkan literasi keuangan UMKM agar mampu menyusun laporan keuangan secara sederhana namun akurat dan beragam pelatihan lainnya.
Dalam melaksanakan pelatihan bagi UMKM, PT TIMAH Tbk berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti Pemerintah Daerah, Stakeholder, Akademisi sebagai pamateri dan lainnya.
Department Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan menyampaikan program pelatihan UMKM ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan UMKM yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing sehingga bisa membangun kemandirian ekonomi masyarakat.



