BELITUNG — Upaya Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam menyiapkan generasi muda yang beriman dan berdaya saing kembali diwujudkan secara konkret. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, melakukan peletakan batu pertama pembangunan sarana ibadah di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Belitung, Jumat (6/2/2026).
Pembangunan ini menjadi langkah awal menghadirkan fasilitas ibadah yang tidak sekadar difungsikan untuk ritual keagamaan, tetapi juga diarahkan sebagai ruang pembentukan karakter, penanaman nilai moral, serta penguatan spiritual peserta didik.
Acara tersebut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Babel Fery Afriyanto, unsur Forkopimda Kabupaten Belitung, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, jajaran pendidik, siswa MAN 1 Belitung, serta masyarakat sekitar madrasah.
Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa keberadaan sarana ibadah di lingkungan pendidikan memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang berakhlak, berintegritas, dan memiliki kesadaran kebangsaan.
“Tempat ibadah bukan hanya untuk salat atau berdoa. Di sinilah nilai-nilai akhlak, pembinaan moral, dan ajaran Al-Qur’an ditanamkan sejak dini,” tegasnya.
Menurut Hidayat, keseimbangan antara pendidikan akademik dan spiritual merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Ia berharap sarana ibadah ini menjadi pusat aktivitas keagamaan sekaligus wadah pembinaan karakter siswa.
Tak hanya hadir secara simbolis, Gubernur juga menunjukkan dukungan nyata. Menyikapi keterbatasan anggaran pembangunan, ia menyatakan komitmennya membantu penyediaan berbagai material bangunan.
“Ini kehormatan bagi kita semua bisa ikut membangun rumah ibadah. Saya akan membantu kebutuhan material seperti semen, besi, keramik, hingga atap. Insyaallah, nanti saya juga akan kembali melihat progres pembangunannya,” ujar Hidayat, disambut antusias para hadirin.
Ia berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar sesuai rencana dan segera dimanfaatkan, baik oleh warga madrasah maupun masyarakat sekitar.
“Saya mengapresiasi sinergi kepala sekolah, para guru, dan seluruh pihak yang menginisiasi pembangunan ini. Semoga cepat selesai dan membawa manfaat besar,” katanya.
Gubernur juga mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, pihak madrasah, orang tua, hingga masyarakat, untuk bersama-sama menjaga dan merawat sarana ibadah agar dapat berfungsi optimal sebagai pusat pembinaan keagamaan dan karakter generasi penerus.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur menyerahkan penghargaan kepada tiga siswa MAN 1 Belitung berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik dan nonakademik mereka.
“Prestasi lahir dari disiplin, kerja keras, dan doa. Jadikan pencapaian ini sebagai pemacu untuk terus berkembang,” pesannya kepada para siswa.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, H. Suyanto, menyampaikan bahwa pembangunan sarana ibadah ini diharapkan menjadi fasilitas yang representatif bagi siswa MAN 1 Belitung sekaligus masyarakat sekitar.
“MAN 1 Belitung merupakan satu-satunya MAN di Kabupaten Belitung. Saat ini terakreditasi B, dan kami berharap ke depan bisa meningkat menjadi A. Kehadiran sarana ibadah ini kami yakini akan turut mendorong peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Kepala MAN 1 Belitung, Banyamin, turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Gubernur Babel.
“Kehadiran Bapak Gubernur dan bantuan yang diberikan menjadi penyemangat besar bagi kami. Ini motivasi kuat bagi seluruh civitas MAN 1 Belitung,” tuturnya.
Ia berharap sarana ibadah tersebut kelak mampu menumbuhkan ketakwaan peserta didik serta membimbing mereka mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. (*)



