Pemprov Babel

Resmikan Kantor Bahasa Babel, Gubernur Ingin Jadi Pusat Kegiatan Intelektual

PANGKALAN BARU, MEDIAQU.id — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, meresmikan Gedung Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (13/4/2026). Dalam peresmian tersebut, ia menegaskan bahwa gedung ini harus menjadi pusat kegiatan intelektual dan kebudayaan di daerah.

“Gedung ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pusat kegiatan intelektual dan kebudayaan. Dari sini diharapkan lahir inovasi, penelitian, serta program edukasi yang mampu meningkatkan literasi masyarakat,” ujar Hidayat dalam sambutannya.

Peresmian gedung ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh gubernur bersama Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, serta jajaran Kantor Bahasa Provinsi Babel.

Dalam kesempatan yang sama, Hafidz Muksin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas hibah tanah yang diberikan untuk pembangunan gedung tersebut.

“Gedung ini dibangun dalam waktu kurang dari empat bulan. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat peran bahasa Indonesia sebagai lambang negara,” kata Hafidz.

Baca juga  Tidak Ada Titip-Menitip, Gubernur Babel Ingatkan Integritas SPMB

Ia juga menyebutkan bahwa bahasa Indonesia kini telah memiliki kedudukan strategis di tingkat global, termasuk sebagai salah satu bahasa resmi yang diakui oleh UNESCO.

Selain peresmian gedung, rangkaian kegiatan turut diisi dengan penandatanganan prasasti Trigatra Bangun Bahasa untuk tiga sekolah, penandatanganan perjanjian kerja sama dengan pemerintah daerah dan perguruan tinggi, serta serah terima jabatan Kepala Kantor Bahasa Provinsi Babel dari Muhammad Irsan kepada Afriyendi Gusti.

Hidayat berharap Kantor Bahasa dapat memperluas kolaborasi dengan masyarakat, lembaga pendidikan, dan komunitas literasi agar program pembinaan bahasa dan sastra dapat berjalan optimal.

Dengan fasilitas baru ini, masyarakat Kepulauan Bangka Belitung diharapkan memiliki ruang representatif untuk mengembangkan literasi sekaligus memperkuat peran bahasa sebagai pemersatu di tengah keberagaman. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!