Samri Ungkap Biang Kerok Harga Pangan Naik di Pangkalpinang

“Petani kesulitan karena biaya tanam mahal dan pupuk sulit didapat. Kami sudah mengusulkan agar ada bantuan subsidi dari pemerintah pusat,” kata Samri.

Untuk menjaga stabilitas harga, Dinas Pangan dan Pertanian bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan pemantauan di lapangan.

Jika terjadi lonjakan harga, pemerintah akan segera melakukan operasi pasar sebagai langkah intervensi.

Samri juga menyoroti panjangnya rantai distribusi yang turut memengaruhi harga.

Ia menyebut, dalam beberapa kasus, komoditas pangan harus melalui hingga tiga jalur distribusi sebelum sampai ke konsumen.

Baca juga  Lusje Dukung ASN Kembangkan Kemampuan Diri

“Rantai pasok yang panjang membuat harga sulit dikendalikan. Bahkan harga bisa berubah dari hari ke hari,” ujarnya.

Meski demikian, ia memastikan pemerintah daerah akan terus berupaya mengendalikan harga dan menjaga ketersediaan pangan.

Masyarakat juga diminta aktif menyampaikan keluhan terkait harga maupun kualitas bahan pangan.

“Koordinasi semua pihak sangat penting agar kondisi ini bisa kita atasi bersama,” pungkasnya. (Suf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *