DPRD Basel Konsultasi ke Kementan, Petani Desak Hentikan Pembalakan Liar di DAS Pergam dan Bikang
JAKARTA, MEDIAQU.ID – Pimpinan DPRD Kabupaten Bangka Selatan bersama perwakilan masyarakat, kepala desa, dan aliansi petani melakukan konsultasi dengan Direktorat Jenderal (Dirjen) Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI di Jakarta, Selasa (23/9/2025).
Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Bangka Selatan. Rombongan menyampaikan sejumlah persoalan krusial pertanian, mulai dari irigasi, ketersediaan sumber air baku, hingga penyelamatan lahan produktif.
“Kami berharap masalah sawah di Basel, baik terkait irigasi, sumber air baku, maupun lahan, bisa terselesaikan. Selain itu, kami ingin program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo berjalan sebagaimana mestinya,” kata Wakil Ketua II DPRD Bangka Selatan, Rusi Sartono kepada Mediaqu.id, Rabu (24/9/2025).
Desakan Aliansi Petani
Aliansi Masyarakat Petani Menggugat Bangka Selatan, Dede Adam, menyoroti ancaman serius terhadap Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Pergam dan Desa Bikang.
Menurutnya, kawasan yang merupakan hak ulayat masyarakat sekaligus cadangan resapan air baku itu kini terancam akibat maraknya aktivitas pembalakan liar.
“DAS tersebut harus diamankan karena vital bagi pertanian sawah di Desa Rias. Tapi faktanya, penebangan hutan secara brutal di Rias maupun Pergam masih terus terjadi tanpa izin,” ujar Dede.




