PT Timah Tbk

36 Siswa Lulus Seleksi Kelas Beasiswa PT TIMAH 2026 di SMAN 1 Pemali, Ini Daftar Namanya

BANGKA — Sebanyak 36 siswa dinyatakan lulus dalam tahapan Seleksi Tes Potensi Akademik, Psikotes, Wawancara, Analisa Psikologi Klinis dan Validasi Dokumen Program Kelas Beasiswa PT TIMAH (Persero) Tbk di SMA Negeri 1 Pemali untuk Tahun Pelajaran 2026/2027.

Pengumuman hasil seleksi tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor 05/SPMB.TIMAH Tbk/V/2026 tentang hasil Seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Program Kelas Beasiswa PT TIMAH Tbk yang diumumkan pada Senin (25/5/2026).

Program Kelas Beasiswa PT TIMAH merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi para pelajar berprestasi di wilayah operasional perusahaan.

Seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan ketat, mulai dari tes administrasi, tes potensi akademik, psikotes, wawancara, analisis psikologi klinis hingga validasi dokumen. Proses ini dilaksanakan berdasarkan rekomendasi Tim Psikolog PT Pijar Integra Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP UNPAD).

Program Kelas Beasiswa PT TIMAH ini diprioritaskan untuk para pelajar berprestasi dan berasal dari keluarga berpenghasilan rendah. Hal ini merupakan upaya perusahaan untuk menekan angka putus sekolah.

Para peserta yang dinyatakan lulus selanjutnya akan mengikuti tahapan Tes Kesehatan sebagai bagian dari proses akhir seleksi penerimaan Program Kelas Beasiswa PT TIMAH.

Baca juga  Cegah Abrasi, PT Timah dan Warga Dusun Limus Hijaukan Pantai Tanjung Labun

Departement Head Corporate Communication PT TIMAH (Persero) Tbk., Anggi Siahaan, mengatakan program kelas beasiswa PT TIMAH ini sudah dimulai sejak tahun 2000 dan masih terus dilanjutkan hingga tahun 2026. Hal ini merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan untuk mewujudkan generasi emas 2045.

“Para peserta yang dinyatakan lolos ini nanti akan mengikuti seleksi kesehatan yang akan dilaksanakan di Pulau Bangka, Pulau Belitung dan Kabupaten Karimun. Kami berharap para peserta yang lolos dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan potensi diri dan meraih prestasi,” katanya.

Ia menambahkan, proses seleksi dilakukan secara objektif dan profesional dengan melibatkan tim psikolog independen agar menghasilkan peserta didik yang siap mengikuti program pembinaan di kelas beasiswa.

“Seleksi dilakukan melalui berbagai tahapan agar peserta yang terpilih benar-benar memiliki kesiapan akademik, mental dan karakter yang baik. Program ini tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa,” ujarnya.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!