Edukasi Pemilahan Sampah, DLH Pangkalpinang Sebar 15 Tempat Sampah 5 Warna di Ruang Publik

PANGKALPINANG, MEDIAQU.ID — Upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang memperkuat gerakan kebersihan lingkungan mendapat dukungan melalui penyediaan sarana pemilahan sampah di ruang publik.
Sebanyak 15 paket tempat sampah lima warna disiapkan untuk ditempatkan di sejumlah kawasan publik di Kota Pangkalpinang.
Penyediaan sarana tersebut menjadi bagian dari partisipasi Pemkot Pangkalpinang dalam Gerakan Indonesia Asri, sekaligus mendorong masyarakat membiasakan diri memilah sampah sejak dari sumbernya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang, Fahrizal, mengatakan keberadaan tempat sampah lima kategori tersebut diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas pembuangan sampah, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan ini menjadi edukasi juga buat masyarakat bahwa memilah sampah itu penting,” ujar Fahrizal, Kamis (3/9/2026).
Ia menjelaskan, pemilahan sampah dari sumber merupakan bagian penting dalam mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Menurutnya, pengelolaan sampah harus dilakukan secara berkesinambungan dari hulu hingga hilir.
“Dengan memulai memilah dari sumber, dari awal, jadi tidak memberatkan beban TPA pada akhirnya,” katanya.
Fahrizal menyebutkan, 15 paket tempat sampah tersebut akan disebar di sejumlah ruang publik, di antaranya kawasan alun-alun, taman Wilhelmina dan Dealova.
Penempatan sarana pemilahan itu juga diharapkan membantu pemerintah meminimalisasi munculnya titik-titik sampah liar yang masih menjadi persoalan di sejumlah kawasan.
“Memang hari ini kita berperang melawan sampah-sampah liar. Mudah-mudahan dengan adanya tempat-tempat seperti ini bisa meminimalisir timbulnya sampah liar,” ujarnya.
Adapun lima warna tempat sampah tersebut memiliki fungsi berbeda. Warna hijau untuk sampah organik, kuning untuk anorganik, merah untuk limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), biru untuk karton, kertas dan kardus, sedangkan abu-abu digunakan untuk sampah residu seperti popok dan tisu bekas.




