Headline

Golkar Pangkalpinang Kejar 42 Kelurahan dalam 3 Minggu, Ini Target Ady Irawan

Rosmita Pimpin Golkar Bukit Intan Periode 2026–2031

PANGKALPINANG, MEDIAQU.ID — Ketua DPD Partai Golkar Kota Pangkalpinang, Ady Irawan, menargetkan kepengurusan partai di 42 kelurahan segera terbentuk dalam waktu tiga minggu setelah pengukuhan pengurus kecamatan.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempersiapkan Golkar menghadapi Pemilu 2029.

Target tersebut disampaikan Ady saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) dan Pendidikan Politik Partai Golkar di Kecamatan Bukit Intan, Sabtu malam (10/10/2026).

Dalam kegiatan itu, Rosmita resmi dikukuhkan sebagai Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Bukit Intan masa bakti 2026–2031.

Muscam Bukit Intan menjadi pelaksanaan terakhir dari rangkaian Muscam di tujuh kecamatan se-Kota Pangkalpinang.

Ady meminta seluruh ketua pengurus kecamatan segera merekrut calon pengurus di setiap kelurahan. Masing-masing kelurahan ditargetkan memiliki minimal tiga pengurus, yakni ketua, sekretaris, dan bendahara.

Anggota DRPR Kota Pangkalpinang ini menegaskan, setiap kecamatan harus menyerahkan nama calon pengurus kelurahan paling lambat tiga minggu setelah pengukuhan pengurus kecamatan.

Perekrutan tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan administrasi, tetapi juga menghasilkan pengurus yang aktif menjalankan kegiatan partai.

Baca juga  Beri Motivasi, Naziarto Sampaikan Santri Harus Menjadi Orang Yang Berguna

“Jangan cuma mencantumkan nama. Kalau tiga orang ini serius, saya yakin mesin organisasi Partai Golkar akan lebih ringan bergerak di masyarakat,” kata Ady.

Perkuat Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Ady mengatakan, soliditas kader dan kerja sama antarstruktur partai menjadi modal penting untuk menghadapi kontestasi politik mendatang, baik pemilihan legislatif maupun pilkada.

“Dengan kesolidan dan kerja sama, saya yakin Golkar akan menjadi pemenang pada pesta demokrasi yang akan datang,” ujarnya.

Menurut Ady, penguatan struktur organisasi harus diikuti dengan kegiatan nyata dan interaksi langsung dengan masyarakat. Ia ingin Golkar dikenal sebagai partai yang bekerja serta memiliki kepedulian terhadap persoalan warga.

“Saya mau masyarakat Pangkalpinang tahu, Golkar ini memang bekerja dan peduli dengan masyarakat,” katanya.

Ia juga meminta para ketua pengurus kecamatan aktif berkoordinasi dengan DPD tingkat II ketika menghadapi persoalan di lapangan.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!