Headline

Viral Video Pengungsi Kebakaran di Basel Minta Bantuan KDM

BANGKA SELATAN, MEDIAQU.ID – Di tengah pengungsian setelah kebakaran menghanguskan rumah mereka, seorang warga Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, menyampaikan permohonan bantuan kepada Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang dikenal dengan sapaan KDM.

Permohonan itu disampaikan seorang ibu melalui video berdurasi 48 detik yang diunggah akun Tiktok @YOU CAN CALLME ARES pada 14 Oktober 2026.

Dalam rekaman tersebut, ia duduk bersama warga terdampak kebakaran di posko pengungsian dan berbicara langsung ke arah kamera.

“Kepada Bapak KDM atau Dedi Mulyadi, tolong bantu kami yang terdampak kebakaran,” ujar perempuan berhijab marun itu.

Video tersebut direkam saat relawan Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (IAIN SAS) Bangka Belitung mengunjungi para penyintas kebakaran.

Saat ditanya mengenai lokasi kejadian, warga itu menyebut Desa Serdang, Jelutung II, Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

Rekaman tersebut memperlihatkan sejumlah warga, terutama perempuan, duduk beralaskan tikar di posko pengungsian.

Mereka terpaksa meninggalkan tempat tinggal setelah kebakaran melanda permukiman mereka.

Permintaan bantuan kepada Dedi Mulyadi memunculkan beragam tanggapan warganet.

Sebagian menaruh perhatian pada kondisi korban, sedangkan komentar lain menyoroti pilihan warga yang meminta pertolongan kepada Gubernur dari luar Bangka Belitung.

Komentar tersebut mengingatkan bahwa Bangka Belitung memiliki pemerintah daerah sendiri yang bertanggung jawab menangani kebutuhan warganya.

Namun, permintaan bantuan melalui media sosial tidak serta-merta menunjukkan bahwa warga mengabaikan pemerintah daerah.

Baca juga  Debby : Warga Desa Payung Antusias Gunakan Hak Suara

Rekaman itu setidaknya memperlihatkan upaya penyintas mencari perhatian dan bantuan di tengah situasi sulit setelah kehilangan tempat tinggal.

Nama Dedi Mulyadi memang dikenal luas melalui aktivitasnya di media sosial, termasuk ketika merespons berbagai persoalan masyarakat.

Popularitas itu membuat sebagian warga menjadikannya salah satu tujuan untuk menyampaikan keluhan dan permohonan bantuan.

Dalam kasus kebakaran di Dusun Serdang, peran relawan WIZ dan mahasiswa DEMA IAIN SAS Babel juga terlihat melalui kunjungan langsung ke lokasi pengungsian.

Kehadiran mereka menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap warga yang sedang menghadapi dampak bencana.

Di sisi lain, kondisi para penyintas membutuhkan penanganan berkelanjutan. Selain bantuan kebutuhan sehari-hari, warga yang kehilangan rumah memerlukan dukungan untuk mendapatkan tempat tinggal sementara hingga proses pemulihan dapat dilakukan.

Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan memastikan kebutuhan mendesak para korban terdata dengan baik, mulai dari pangan, pakaian, kebutuhan anak-anak, hingga material untuk membangun kembali rumah yang rusak atau terbakar.

Bagi warga Dusun Serdang, permohonan yang disampaikan melalui video itu bukan sekadar pesan kepada seorang pejabat.

Di baliknya, ada harapan agar penderitaan mereka mendapat perhatian dan bantuan nyata, sehingga kehidupan dapat kembali berjalan setelah kebakaran. (Suf)


 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!