OJK Babel Gelar BIK 2026, UMKM Didorong Naik Kelas dan Perluas Pasar
PANGKALPINANG, MEDIAQU.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 di Taman Merdeka, Kota Pangkalpinang, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan ini menjadi upaya memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendorong penguatan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kepala OJK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eko Wijaya, mengatakan inklusi keuangan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan usaha, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, OJK mendorong sinergi antara pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas pemanfaatan produk serta layanan keuangan yang aman dan produktif.
Mengusung tema “Akses Keuangan Merata, Ekonomi Berdaya, Masyarakat Sejahtera”, BIK 2026 diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan sekaligus membuka peluang pembiayaan bagi pelaku UMKM.
Eko menegaskan, pemerataan akses keuangan tidak sekadar memberikan kesempatan yang sama, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh informasi dan layanan sesuai kebutuhan.
Ia turut mendorong lembaga jasa keuangan agar memberikan perhatian lebih besar terhadap pembiayaan produktif bagi UMKM, dengan mempertimbangkan karakter pelaku usaha dan kemampuan membayar, tidak hanya berdasarkan kepemilikan agunan.
“Bukalah pintu sebesar-besarnya untuk turut membina mereka dan juga menyalurkan pembiayaan yang produktif dengan menilai character dan capacity of repayment, tidak hanya sekadar agunan,” ujar Eko.
Menurutnya, pelaku usaha yang memiliki produk berkualitas perlu mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan bisnis. Ia mencontohkan pengusaha kerajinan di Belitung yang mengalami kesulitan memperoleh pinjaman karena tidak memiliki agunan.




