Pemkot Pangkalpinang Bakal Sulap Taman Mandara Jadi Pusat Aktivitas Warga dan UMKM

“Kalau hujan sedikit, kita kebanjiran. Masyarakat kebanyakan menyalahkan pemerintah, tetapi kita sendiri tidak mau menjaga lingkungan,” ujar Dessy.
Ia mengimbau warga untuk rutin membersihkan selokan di sekitar rumah dan tidak menunggu petugas kelurahan atau perangkat lingkungan melakukan kerja bakti.
“Tidak usah menunggu Pak Lurah atau perangkat lingkungan yang membersihkan. Kita bersihkan sendiri selokan di dekat rumah atau ajak tetangga untuk bergotong royong,” katanya.
Menurut Dessy, kesadaran menjaga kebersihan lingkungan merupakan langkah penting untuk menciptakan permukiman yang nyaman sekaligus meminimalkan risiko genangan saat hujan.
Dalam kesempatan tersebut, Dessy juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas dukungan dalam penyelenggaraan Bakti Sosial Gembira bagi kaum dhuafa, marbot masjid, dan guru ngaji.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik serta membawa manfaat dan keberkahan bagi para penerima.
Dessy menambahkan, pembangunan kawasan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat perlu berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui rencana pengembangan Taman Mandara, Pemkot Pangkalpinang berharap kawasan tersebut dapat menjadi ruang aktivitas masyarakat yang lebih produktif, mendukung peluang ekonomi warga, serta tetap terjaga kebersihan dan kenyamanannya. (Suf)




