Penjabat Gubernur Sugito Dorong Transformasi Ekonomi di Bangka Selatan
Lebih lanjut, Sugito menjelaskan bahwa ketahanan desa harus didukung oleh beberapa indikator.
“Desa harus berdaulat secara politik, berdaya secara ekonomi, memiliki modal sosial yang kuat, dan bermartabat secara budaya,” tambahnya.
Keempat indikator ini menjadi dasar untuk membangun desa yang tangguh dan mandiri.
Sugito juga merinci kondisi ketahanan pangan di Bangka Selatan, yang menunjukkan angka realisasi ketahanan pangan mencapai 3,78%.
Ia menjelaskan bahwa komposisi ketahanan pangan di Bangka Selatan terdiri dari 64% di bidang pertanian, 18% perikanan, 7% peternakan, dan 11% perkebunan.
“Ini menunjukkan bahwa Bangka Selatan sangat potensial untuk terus digerakkan dalam upaya menopang pertumbuhan ekonomi,” paparnya.
Sebagai langkah simbolis, Sugito meluncurkan program Ketapang Bergema atau Ketahanan Pangan Bergerak Bersama dengan melakukan penanaman jagung secara serentak.
Acara ini dihadiri oleh Pjs Bupati Bangka Selatan, camat, dan kepala desa, dan berlangsung di halaman Rumah Dinas Bupati.
Sugito mengakhiri pidatonya dengan optimisme. “Dengan segala potensi yang kita miliki, meskipun dalam keterbatasan, kita bisa mengoptimalkan dan menyinergikan peluang-peluang yang ada,” pungkasnya. (*)
Sumber ; Dinas Kominfo




