Hidayat Arsani Tanggap Bencana Salurkan Bantuan ke Korban Puting Beliung di Pintu Air Atas

Dalam waktu singkat, Hidayat menyalurkan bantuan yang mencakup 25 karung beras, 1.000 butir telur, minyak goreng, air mineral kemasan, gula, dan kopi. ”
Bantuan ini diharapkan dapat mengatasi masalah dasar terlebih dahulu. Kesehatan dan makanan bagi petugas serta warga yang jadi korban adalah prioritas utama,” katanya.
Hidayat menekankan bahwa bantuan ini murni didasarkan pada kepedulian kemanusiaan, bukan berkaitan dengan situasi politik yang sedang berlangsung.
Hidayat kemudian mengunjungi warga yang rumahnya rusak akibat bencana. Ia meminta maaf karena baru dapat hadir pagi itu, dan mengajak warga untuk bersabar menghadapi musibah. Dalam suasana yang hangat, Hidayat sesekali melontarkan guyonan untuk menghibur warga.
“Kita harus menghibur warga yang tengah kesusahan. InsyaAllah semua ada jalan keluarnya,” ungkapnya.
Kunjungan Hidayat berlanjut ke Masjid Baiturrahman, yang juga mengalami kerusakan pada atap akibat angin kencang. Ia berjanji kepada pengurus masjid, yang didampingi
Ketua RT Halimah, bahwa kerusakan akan segera diperbaiki. Hidayat langsung menghubungi kontraktor untuk mengirimkan tukang ke lokasi, menginstruksikan agar mereka menghitung bahan bangunan yang dibutuhkan.
“Hari ini juga harus selesai. Saya share lokasi ini ya, bawa beberapa tukang ke sini, hitung kebutuhan bahan bangunan, dan langsung perbaiki hari ini juga. Jangan sampai warga mau beribadah terganggu, anak-anak juga mau belajar ngaji. Hari ini harus selesai,” tegas Hidayat dengan semangat.
Dengan langkah cepat dan responsif ini, Hidayat Arsani menunjukkan komitmennya untuk mendukung masyarakat yang terdampak bencana.
Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak-pihak yang peduli diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan bagi korban bencana puting beliung ini, serta membantu masyarakat kembali ke aktivitas normal mereka secepat mungkin. (*)




