Bangka Selatan Miliki 102 Koperasi Namun Hanya 68 yang Aktif

“Diharapkan dengan pembinaan yang terstruktur, koperasi yang sebelumnya kurang aktif dapat bertransformasi menjadi lebih efisien dan berdaya saing,” katanya.
Mukti menambahkan, pembinaan koperasi melibatkan berbagai aspek penting, mulai dari penguatan organisasi, pengelolaan keuangan, hingga pengembangan produk yang bisa meningkatkan daya jual koperasi.
“Kami berharap dengan pembinaan yang lebih intensif ini, koperasi di Bangka Selatan dapat lebih berkembang, tidak hanya aktif tetapi juga lebih berkontribusi dalam perekonomian daerah,” tambahnya.
Mukti juga berharap bahwa dengan pembinaan yang berkesinambungan, koperasi-koperasi yang kurang aktif dapat kembali berjalan dengan baik dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.
“Ke depan, kami akan terus memantau perkembangan koperasi dan memberikan dukungan penuh agar koperasi bisa lebih mandiri dan berkembang,” kata Mukti. (Suf)




