HeadlinePT Timah Tbk

PT Timah Dukung Penerapan Good Mining Practices dalam Temu Nasional Forkopindo 2024

PT Timah telah banyak berkontribusi dalam pengembangan infrastruktur kampus dan penelitian di UBB, termasuk pembangunan gedung dan fasilitas laboratorium riset kami,” ujarnya.

Plt. Kepala Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung, Kurniawan, juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan acara ini. Ia menekankan pentingnya penerapan prinsip Good Mining Practices dalam memastikan kegiatan pertambangan tidak hanya mengutamakan keuntungan ekonomi, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan.

Kurniawan juga menyampaikan bahwa generasi muda dan profesional di bidang pertambangan memiliki peran yang sangat penting dalam mewujudkan pertambangan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Kita berada di tengah era digital yang terus berkembang. Teknologi mampu membuka banyak peluang baru di bidang pertambangan. Mari kita manfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi dampak lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Dirjen Minerba KESDM, Dr. Ing. Triwirnardo S.T, M.T, dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, mengungkapkan bahwa sektor pertambangan dan penggalian di Indonesia memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, dengan kontribusi Rp2.168 triliun atau 10,5% dari total GDP Indonesia pada 2023.

Meskipun demikian, ia juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap isu-isu global terkait Environment, Social, and Governance (ESG), yang menjadi tantangan bagi industri pertambangan.

Baca juga  Budi Pastikan Perayaan Natal dan Tahun Baru Aman dan Kondusif

Triwirnardo juga menekankan bahwa sektor pertambangan harus tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan, dengan memperhatikan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Ia berharap kegiatan Temu Nasional Forkopindo ini dapat menghasilkan diskusi yang konstruktif, memberikan masukan yang positif bagi pemerintah, serta mendukung penerapan Good Mining Practices di Indonesia.

Ketua Panitia, Hasley Oktarianty, S.T., M.T., berharap kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antara universitas, pemerintah daerah, dan industri, khususnya dengan PT Timah.

“Kami percaya bahwa dengan sinergi yang terjalin baik ini, kita dapat mendorong kemajuan sektor pertambangan Indonesia, tidak hanya dari sisi operasional, tetapi juga dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pasca tambang,” tutupnya.

Peserta acara ini berasal dari 28 perguruan tinggi ternama di Indonesia, termasuk ITB, UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Hasanuddin, Universitas Lambung Mangkurat, dan Universitas Papua.

Keikutsertaan perguruan tinggi dari berbagai wilayah ini menunjukkan bahwa acara TNT dan WMK telah menjadi ajang kolaborasi yang diakui secara nasional dan memberikan kontribusi positif bagi sektor pertambangan Indonesia. (*)

Sumber : www.timah.com

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!