Bangka SelatanHeadline

Program Makan Bergizi Gratis di Bangka Selatan Sedot Rp 440 Juta Per Hari

BANGKA SELATAN – Anggaran sebesar Rp 440.210.000 per hari dibutuhkan untuk program makan bergizi gratis bagi peserta didik di Kabupaten Bangka Selatan. Program ini mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK.

Anggaran tersebut dihitung berdasarkan kebijakan terbaru dari Presiden Prabowo yang mengalokasikan dana sebesar Rp 10.000 per anak setiap hari.

Dengan jumlah peserta didik yang disampaikan ke Data Pokok Pendidikan pusat mencapai 44.021 siswa dari 238 satuan pendidikan, anggaran yang diperlukan untuk menjalankan program ini pun cukup besar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan, Elfan Rulyadi, mengungkapkan bahwa jumlah peserta didik yang diusulkan untuk program ini terdiri dari 10.22 anak di PAUD, 3.061 di TK, 23.491 di SD, 9.147 di SMP, dan di SMA/SMK 7.300.

Namun, Elfan menambahkan bahwa mekanisme pelaksanaan program makan bergizi gratis ini masih belum diketahui secara teknis, khususnya terkait apakah setiap siswa akan menerima makan bergizi gratis dua kali sehari atau hanya untuk satu kali makan saja.

Meskipun mekanismenya belum jelas, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan perkembangan anak-anak di Kabupaten Bangka Selatan, dengan memastikan mereka mendapatkan asupan gizi yang cukup selama proses pendidikan.

Baca juga  DPRD Basel Soroti Dugaan Jual Beli Lahan Negara, Tunggu Laporan Investigasi Pemkab

“Wewenang kami ada 219 yang diusulkan. Kami saat ini sedang menunggu petunjuk lebih lanjut untuk melaksanakan program ini,” ujar Elfan kepada Mediaqu.id, Minggu malam, (19/1/2025).

Dia menjelaskan, pihaknya hanya sebagai obyek dari program tersebut. Pemkab Bangka Selatan tidak menyiapkan makanan untuk program makan bergizi gratis itu.

“Kami menerima pelayanan saja. Kami menyiapkan data jumlahnya siswa saja. Untuk pelaksanaan teknisnya bukan di bawah Dinas Pendidikan, melainkan langsung ditangani oleh Badan Gizi,” kata Elfan.

Dikutip setneg.go.id, Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (17/1/205), untuk membahas percepatan implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rapat tersebut melibatkan sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih, termasuk Menteri Bappenas, Menteri Pertahanan, Menteri Desa, serta perwakilan dari TNI, Polri, dan BUMN.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa program MBG menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Dadan menekankan bahwa program ini merupakan investasi besar dalam meningkatkan kualitas SDM Indonesia di masa depan.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!