Dari Abad ke-18 Etnis Tionghoa Mewarnai Industri Timah Bangka Belitung
“Akulturasi dan asimilasi ini telah membentuk kerjasama yang harmonis, meskipun saat ini orang Tionghoa tidak lagi terlibat langsung dalam industri pertimahan,” tambahnya.
Mengenai keberagaman di Bangka Belitung, Elvian berharap agar program-program yang menyentuh sektor ekonomi, keagamaan, sosial, dan kebudayaan dapat lebih ditingkatkan untuk menjaga harmoni antar SARA di daerah tersebut.
“Saya harap PT Timah bisa terus bermitra dalam menjaga keharmonisan dan keberagaman di Bangka Belitung,” ujarnya.
Bambang Patijaya, Ketua Komisi XII DPR RI, juga mengungkapkan bahwa etnis Tionghoa tak terpisahkan dari sejarah penambangan timah di Bangka Belitung.
“Dulu masyarakat Tionghoa didatangkan untuk bekerja di sektor pertimahan. Meski kini tidak semua bekerja di sektor tersebut, nilai sejarah ini tetap memiliki arti yang penting bagi perkembangan ekonomi daerah,” ucapnya.
Sementara itu, Bambang juga menyoroti bahwa meskipun sektor pertambangan timah saat ini tidak lagi sekuat dulu, industri tersebut tetap menjadi tulang punggung perekonomian Bangka Belitung. (*)
Sumber : Timah.com




