Headline

Qur’anic Camp, Petualangan Santri SMP Qur’an Cahaya Menyusuri Keindahan Pulau Ketawai

Salah satu aktivitas yang paling diminati selama di Pulau Ketawai adalah snorkeling. Terumbu karang yang indah dan beragam biota laut, seperti ikan nemo, bulu babi, dan berbagai jenis ikan lainnya, membuat snorkeling menjadi kegiatan yang wajib dicoba oleh para pengunjung pulau ini.

Selain snorkeling, para santri juga menjelajahi Pulau Gusung Asam, sebuah pulau kecil yang terletak bersebelahan dengan Pulau Ketawai. Pulau Gusung Asam menawarkan hamparan pasir putih yang lembut dan panjang, serta pemandangan alam yang memukau.

Keindahan alamnya semakin sempurna dengan banyaknya bintang laut raksasa yang menghiasi pesisir pantai. Sebelum menuju spot snorkeling, para santri diberikan pelatihan terlebih dahulu mengenai cara menggunakan peralatan snorkeling dengan benar. Kebahagiaan dan rasa kagum terpancar jelas di wajah para santri yang menikmati keindahan alam tersebut.

Setelah satu jam berlalu, para santri pun menuju spot snorkeling yang sesungguhnya. Meski ada sedikit rasa tegang, kegembiraan tak bisa disembunyikan. Sebelum mereka terjun ke laut, Pak Erwin terlebih dahulu terjun untuk memastikan tali pengaman terpasang dengan baik.

Baca juga  DPRD Bangka Selatan Belajar Kota Layak Anak ke Depok

“Bu, aman. Silakan bagi yang ingin menyelam,” ungkapnya. “Akhirnya bisa ngerasain snorkeling!” ungkap salah seorang santri dengan penuh semangat.

Selama di Pulau Ketawai, meskipun sedang menikmati berbagai kegiatan menarik, para santri tetap menjaga kewajiban mereka sebagai seorang santri. Shalat, murojaah, dan halaqoh Al-Qur’an tetap menjadi rutinitas yang mereka jalankan dengan khusyuk, layaknya di pondok pesantren.

Di akhir kegiatan, banyak santri yang mengungkapkan rasa puas dan keinginan untuk kembali ke Pulau Ketawai. “Masih pengin di Pulau Ketawai. Pulaunya bagus dan pelayanannya sangat memuaskan. Orang-orang di sini sangat baik,” ujar mereka dengan penuh rasa syukur.

Kegiatan Qur’anic Camp ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi para santri, tetapi juga mengajarkan mereka nilai-nilai kepemimpinan, kebersamaan, dan kedisiplinan. Sebuah perjalanan yang memperkaya pengalaman hidup mereka, sekaligus memperdalam ikatan spiritual dan kekeluargaan antar sesama santri. (Elsa)

Foto : Elsa
Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!