BANGKA SELATAN – Upaya Tim SAR gabungan dalam mencari Sapan (36), seorang pemancing yang hilang setelah diterkam buaya di Sungai Kabal, Desa Sebagin, Kabupaten Bangka Selatan, akhirnya membuahkan hasil.
Pria asal Desa Jelutung tersebut ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, terapung di sungai pada jarak sekitar 300 meter dari lokasi kejadian awal, Sabtu (8/2/2025).
“Korban berhasil ditemukan dengan jarak kurang lebih 300 meter dari lokasi kejadian awal dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kakansar Pangkalpinang, I Made Oka Astawa.
Menurut Oka, tubuh korban menunjukkan beberapa luka serius di bagian tubuh dan kepala, diduga akibat serangan buaya.
Proses pencarian Sapan dimulai setelah warga dan Tim SAR gabungan menyisir area Pantai Sebagin dan memasuki muara Sungai Kabal.
Sungai tersebut dikenal memiliki banyak tikungan, persimpangan, dan vegetasi lebat, yang menjadi tantangan besar bagi tim selama operasi pencarian.
“Saat sedang melakukan penyisiran, korban terlihat mengapung dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi luka di bagian kepala dan rusuk bagian kanan,” jelas Oka.



