Pangkalpinang

Relawan Pejuang Demokrasi Babel Siap Menangkan dan Kawal Prof Udin – Cece Dessy

PANGKALPINANG – Dukungan terhadap pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin dan Dessy Ayutrisna, terus mengalir deras. Kali ini, giliran Relawan Pejuang Demokrasi (Repdem) Bangka Belitung, organisasi sayap PDI Perjuangan, yang menyatakan komitmen penuh untuk mengawal dan memenangkan pasangan ini dalam Pilkada ulang Pangkalpinang 2025.

Ketua DPD Repdem Babel, Aldy Kurniawan, menyebutkan bahwa arah dukungan ini merupakan mandat langsung dari elite PDI Perjuangan, termasuk Rudianto Tjen (Wakil Bendahara DPP PDIP), Didit Srigusjaya (Ketua DPD PDIP Babel), dan Herza Junaidi (Ketua DPC PDIP Pangkalpinang).

“Repdem sudah diarahkan untuk membersamai perjuangan Prof Udin dan Cece Dessy sebagai kader terbaik yang diusung PDI Perjuangan,” ujar Aldy kepada awak media, Selasa (22/7/2025).

Tidak hanya menyatakan dukungan dalam kampanye, Repdem juga menyatakan siap mengawal proses demokrasi hingga ke tingkat lapangan. Organisasi ini disebut dipenuhi anak-anak muda yang memiliki latar belakang aktivisme dan paham hukum serta gerakan sosial.

Baca juga  Jangan Tergiur Iming-Iming Kerja Luar Negeri, Ikuti Prosedur Resmi

“Setelah penetapan pasangan calon, kami akan pastikan pemilu berjalan transparan dan jujur. Kalau ada indikasi kecurangan dari pihak mana pun, kami siap melaporkannya langsung ke Bawaslu,” tegas Aldy.

Ia menambahkan, menjaga integritas pilkada adalah bagian dari misi Repdem untuk membangun demokrasi lokal yang sehat dan bermartabat.

Dalam kesempatan itu, Aldy juga menitipkan harapan kepada pasangan Prof Udin dan Cece Dessy agar tetap mengingat dukungan dan kerja keras para relawan yang berjuang dari bawah.

“Kami ingin pasangan ini membawa perubahan nyata, menyelesaikan berbagai persoalan kota yang selama ini tak terselesaikan. Insyaallah, Pangkalpinang akan lebih baik di tangan mereka,” pungkasnya.

Repdem menjadi salah satu elemen penting yang menyuarakan politik nilai dan integritas, bukan hanya sekadar kontestasi perebutan kekuasaan. (Suf)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!