Pemkot Pangkalpinang

Anggaran HUT RI di Pangkalpinang Dipangkas 30%, Pemkot Ajak Masyarakat Berswadaya

“Masyarakat meskipun di tengah kondisi ekonomi yang sekarang seperti ini, ya tetap juga memeriahkan perayaan HUT RI ini dengan meriah, memeriahkan semeriah mungkin. Kita harapkan bagaimana kita sebenarnya memaknai kemerdekaan ini kan jangan hanya mengharapkan pemerintah,” kata Donal.

Ia mengenang kembali masa-masa sebelum tahun 2000-an, di mana perayaan 17 Agustus tetap meriah meskipun tanpa dukungan dana pemerintah yang besar.

“Dulu enggak ada biaya sama sekali kita bisa laksanakan, dibantu warga masyarakat. Nah, sekarang ini kan ya kita harapkan kembali ke kondisi itu,” imbuhnya.

Ia menekankan, kegiatan-kegiatan di kampung-kampung atau kelurahan bisa tetap berjalan meriah dengan gotong royong dan swadaya masyarakat.

Sementara itu, upacara bendera dan kegiatan yang menjadi tanggung jawab pemerintah akan tetap dilaksanakan dengan penuh khidmat.

Baca juga  Camat Bukit Intan Apresiasi Reses DPRD Babel, Soroti Ancaman Pekerja Migran Ilegal

“Ya, kalau untuk upacara dan lain sebagainya memang itu sudah menjadi tanggung jawab kita, tapi memeriahkan ini ya kita harapkan kita selaku warga negara lah gitu,” tegasnya.

Meski anggaran dipangkas, persiapan untuk upacara bendera tetap berjalan sesuai jadwal. Donal memastikan, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka telah siap.

Rencananya, pengukuhan Paskibraka akan dilakukan pada tanggal 15 Agustus, setelah mereka menjalani masa karantina mulai tanggal 13 Agustus sore.

Selama bulan Agustus, Donal juga mengimbau masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih di depan rumah masing-masing sebagai wujud partisipasi dan rasa nasionalisme. (Suf)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!