Suasana Haru Warnai Pelepasan Siswa TK Kartika II-36 Pangkalpinang
PANGKALPINANG, MEDIAQU.id — Suasana penuh haru dan kebahagiaan mewarnai kegiatan pelepasan siswa TK B serta pentas seni TK Kartika II-36 Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di Gedung Serba Guna Kodim Pangkalpinang, Selasa (19/5/2026).
Pada tahun ajaran kali ini, sebanyak 34 siswa TK B resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah dasar. Sementara jumlah keseluruhan peserta didik di TK Kartika II-36 tercatat sebanyak 44 anak.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya Ketua Yayasan TK Kartika, Bunda PAUD Kelurahan Asam, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang.
Bunda PAUD Kota Pangkalpinang, Susanti Saparudin mengatakan, momen pelepasan siswa taman kanak-kanak selalu menghadirkan rasa bahagia sekaligus haru, baik bagi orang tua maupun para guru yang selama ini mendampingi proses belajar anak-anak.
Menurut Susanti, perkembangan anak-anak selama menempuh pendidikan di TK menjadi hal yang membanggakan. Anak-anak yang sebelumnya pemalu, kini mulai menunjukkan keberanian dan rasa percaya diri untuk tampil di depan banyak orang.
“Anak-anak yang dulunya penuh rasa malu kini sudah tampil dengan penuh rasa percaya diri,” ujar Susanti.
Ia berharap seluruh siswa dapat terus tumbuh menjadi anak-anak yang berani, disiplin, kreatif, serta memiliki semangat belajar yang tinggi.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya membangun karakter sejak usia dini agar anak-anak mampu berkembang menjadi generasi yang membanggakan keluarga maupun daerah.
“Jadilah anak-anak yang berani tampil di depan umum, disiplin, kreatif, cerdas, dan menjadi kebanggaan orang tua,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Susanti turut menyampaikan apresiasi kepada para guru TK Kartika II-36 yang dinilai telah mendidik dan membimbing anak-anak dengan penuh kesabaran dan ketulusan.
Menurut dia, peran guru pada jenjang pendidikan usia dini sangat penting dalam membentuk karakter serta kemampuan dasar anak sebelum memasuki pendidikan formal.
Tak hanya kepada guru, Susanti juga mengajak para orang tua untuk terus memberikan perhatian dan pendampingan terhadap tumbuh kembang anak di lingkungan keluarga.
Ia menilai keberhasilan pendidikan anak tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga dukungan serta pola asuh dari orang tua di rumah.
“Terus dampingi anak-anak kita dengan penuh kasih sayang dan perhatian. Keberhasilan anak berawal dari dukungan keluarga,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Susanti berpesan kepada para siswa agar terus rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, serta tidak berhenti bermimpi untuk meraih cita-cita di masa depan. (*)




