Pangkalpinang

Konsep Inklusif UMKM Prof Udin-Dessy Tuai Dukungan APKLI Pangkalpinang

PANGKALPINANG – Debat calon Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang yang digelar KPU pada Jumat (8/8/2025) lalu berlangsung hangat, khususnya saat membahas isu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pasangan calon nomor urut 3, Prof. Saparudin dan Dessy Ayutrisna, mencuri perhatian publik dengan gagasan mereka tentang konsep inklusif UMKM.

Prof. Saparudin, yang akrab disapa Bang Udin, menjelaskan bahwa konsep ini merupakan wujud keberpihakan kepada para pelaku UMKM, terutama pedagang kaki lima (PKL).

Menurutnya, selama ini banyak pelaku UMKM yang belum mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam berbagai event dan bazar di Kota Pangkalpinang.

Baca juga  Walikota Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba

“Kita harus adil bagi pelaku UMKM. Berikan kesempatan yang sama,” tegas Prof. Udin yang disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Gagasan ini langsung mendapatkan respons positif dari Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Pangkalpinang, Februli.

Saat diwawancarai awak media di sebuah warung kopi, Februli menyatakan dukungan penuhnya terhadap konsep inklusif yang diusung oleh Paslon 3.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!