Pemkot Pangkalpinang

Angka Stunting Naik, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Ajak Ibu Hamil Jaga Nutrisi

“Ibu hamil ini sensitif, jadi jangan dimarahi atau dibentak. Kalau ibunya bahagia, janin juga tumbuh dengan baik. Ada kajiannya, lho,” kata Dessy.

Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan rutin.

“Ibu hamil wajib periksa minimal enam kali, dua di antaranya USG di puskesmas. Seluruh puskesmas di Pangkalpinang sudah memiliki alat USG dan tenaga terlatih,” jelas pihak Dinkes.

Selain itu, ibu hamil juga diimbau mengikuti kelas ibu hamil minimal empat kali, mengonsumsi tablet tambah darah setiap hari, serta melahirkan di fasilitas kesehatan agar aman dan terpantau medis.

Baca juga  Wali Kota Tetapkan 27 Agustus Libur, Warga Pangkalpinang Bisa Nyoblos Pilkada Ulang

Kegiatan ini diikuti 154 peserta yang terdiri dari ibu hamil, keluarga pendamping, bidan puskesmas, kader, tim PKK, dan DP3KB Kota Pangkalpinang.

Acara meliputi edukasi kesehatan ibu hamil, senam yoga hamil, pemeriksaan HB, serta Deklarasi Ibu Hamil Sehat.

Narasumber berasal dari Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Pangkalpinang dan Alanda Mom and Baby Care.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemkot Pangkalpinang untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi, sekaligus meningkatkan capaian kesehatan ibu dan anak dalam rangka penurunan stunting. (Suf)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!