PT Timah Tbk Konsisten Lestarikan Warisan Budaya Bangka Belitung Lewat Ritual Adat dan CSR
Selain ritual adat, PT Timah memperluas dukungan ke kegiatan budaya pesisir. Perusahaan bekerja sama dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka untuk menggelar lomba dayung tradisional bertemakan “Dayung Lestari, Terus Bergerak Hijaukan Negeri” pada peringatan Hari Mangrove Sedunia.
Lomba dayung ini dianggap sebagai bagian dari pelestarian ekosistem budaya pesisir sekaligus sarana memperkuat ikatan sosial komunitas nelayan.
Dari laporan keberlanjutan perusahaan, dukungan Timah juga mencakup pembangunan kampung adat yang dilengkapi oleh fasilitas homestay tradisional, galeri, dan museum, guna memperkuat kearifan lokal dan meningkatkan potensi wisata budaya.
Anggi Siahaan, Departemen Head Corporate Communication PT Timah, menyatakan bahwa pelestarian tradisi adat adalah bagian dari strategi perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat.
Dengan berbagai kegiatan ini, PT Timah Tbk tidak hanya beroperasi sebagai perusahaan tambang, tetapi juga sebagai mitra budaya yang menghargai akar tradisional masyarakat Bangka Belitung. (*)
Sumber: www.timah.com




