Gerindra Basel Kecam Aksi Brutal Plh Kasat Pol PP Bangka: Mahasiswa Itu Aset, Bukan untuk Dianiaya!
BANGKA SELATAN, MEDIAQU.id – Dunia pendidikan Negeri Serumpun Sebalai diguncang kabar memprihatinkan. Seorang pejabat publik yang seharusnya menjadi figur pengayom masyarakat, diduga melakukan aksi kekerasan terhadap mahasiswa asal Bangka di Yogyakarta.
Dugaan penganiayaan tersebut menyeret nama Pelaksana Harian (Plh) Kasat Pol PP Kabupaten Bangka, Indrata Yusaka. Ia dituding melakukan tindakan brutal terhadap Dhaifu Alafta Azmi Amrullah, yang menjabat sebagai Ketua Asrama Ikatan Siswa Bangka (ISBA) Yogyakarta.
Insiden memilukan ini memantik reaksi keras dari Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Bangka Selatan. Mereka mengutuk keras perilaku oknum pejabat tersebut yang dinilai telah melampaui batas kemanusiaan dan etika jabatan.
Wakil Ketua II DPRD Bangka Selatan dari Fraksi Gerindra, Rusi Sartono, menyatakan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang terjadi di “Kota Pelajar” tersebut. Baginya, mahasiswa adalah aset masa depan daerah yang wajib dilindungi.
“Sangat menyakitkan mendengar adik mahasiswa kita diperlakukan seperti itu. Mereka yang sedang merantau untuk menuntut ilmu seharusnya mendapatkan bimbingan dan perlindungan, bukan justru kekerasan fisik. Kami mengecam keras aksi brutal ini,” tegas Rusi Sartono kepada Mediaqu, Jumat (19/12/2025).
Rusi menambahkan, martabat mahasiswa di perantauan adalah harga diri daerah yang harus dijaga. Ia sangat menyayangkan tindakan anarkis yang justru datang dari seorang penegak Peraturan Daerah (Perda).
“Sangat kontradiktif. Sebagai pejabat publik, ia seharusnya memberikan pengayoman, bukan malah mempertontonkan aksi premanisme yang berbaju seragam pejabat,” ujarnya dengan nada penuh empati.




