DPRD Babel

Timah Dunia Tembus USD 43.000, Beliadi Desak PT Timah Naikkan Harga Beli ke Masyarakat

“Kalau dengan margin sebesar ini PT Timah masih melaporkan rugi, maka patut diduga ada masalah serius di internal perusahaan. Ini perlu diselidiki kembali, karena bisa saja terjadi praktik-praktik korupsi di dalamnya,” kata Beliadi.

Menurutnya, kondisi penambang saat ini sangat berat. Selain timah yang semakin sulit didapat, biaya operasional terus meningkat, mulai dari harga BBM yang tinggi, jarak tempuh yang semakin jauh, hingga hasil yang tidak sebanding dengan usaha.

“Sekarang nyari timah 1–2 kilo saja sudah susah. Biaya besar, hasil kecil, harga masih dijepit. Kalau begini terus, lama-lama masyarakat penambang bisa mati,” ungkapnya.

Baca juga  Angin Kencang Terjang Gantung, Wakil Ketua DPRD Babel Tinjau Kerusakan dan Soroti Kualitas Rumah Bantuan

Beliadi pun meminta PT Timah untuk lebih membuka hati dan menggunakan rasa dalam menjalankan bisnisnya dengan masyarakat Bangka Belitung.

“Jangan mentang-mentang BUMN lalu beli timah seenaknya ke masyarakat, apalagi selalu mengatasnamakan Presiden. Saya yakin Presiden juga tidak tahu kondisi di bawah seperti ini jangan-jangan pt timah melaporkan yang berbede ke presiden , Yang saya tahu sebagai kader Presiden ingin keadilan dan keuntungan bagi masyarakat, demi kemakmuran rakyar Babel , tapi itu tidak dirasakan masyarakat penambanh timah di Babel hari ini, keuntungan itu di manfaatkan PT Timah hanya untunya belum untuk masyarkat Babel,” pungkasnya. (***)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!