Bioskop Pangkalpinang Gempar! Pemain “Kuyank” Muncul di Akhir Film

PANGKALPINANG, MEDIAQU.id – Film “Kuyank” tayang perdana di BES Cinema, Pangkalpinang, Rabu (14/1/2026). Penayangan yang dimulai pukul 20.00 WIB itu disambut antusias penonton, dengan seluruh kursi bioskop terisi penuh oleh penonton dari berbagai usia, mulai dari remaja hingga orang dewasa.

Cerita yang gelap, atmosfer misterius, serta alur emosional membuat penonton larut mengikuti kisah yang menjadi pembuka semesta Saranjana Universe tersebut. Ketegangan semakin memuncak hingga akhir film, sebelum akhirnya penonton dikejutkan dengan kehadiran dua pemeran utama, Putri Intan Kasela dan Jolene Marie, yang ternyata ikut menonton dan duduk di barisan depan bioskop.

Momen tersebut sontak memicu kegembiraan penonton. Banyak yang mengabadikan kesempatan langka itu dengan berfoto selfie dan foto bersama kedua aktris tersebut usai pemutaran film. Kejutan tak berhenti di situ. Penonton kembali dibuat terkejut ketika mendapati souvenir minyak Kuyank yang telah disiapkan panitia dan diletakkan di bawah kursi masing-masing penonton.

Sutradara Johansyah Jumberan, yang juga bertindak sebagai produser bersama Victor G. Pramusinto, menjelaskan bahwa film KUYANK dikemas dengan pendekatan sinematik yang menekankan sisi emosional manusia, bukan sekadar menampilkan teror instan.

Baca juga  Jembatan Sungai Serai Ambruk, Wakil Ketua DPRD Basel Gerak Cepat Bangun Jembatan Darurat

“Di KUYANK, teror tidak datang mendadak. Ia tumbuh dari cinta yang ditekan, dari keputusan yang makin sempit, sampai akhirnya berubah menjadi kutukan. Kami ingin penonton peduli dulu pada manusianya, karena dari situlah rasa takutnya terasa nyata,” ujar Johansyah.

Ia menambahkan, folklore dijadikan akar cerita, namun emosi yang diangkat bersifat universal. “KUYANK bicara tentang cinta, tekanan keluarga, dan batas yang jika dilampaui bisa mengubah segalanya,” katanya.

Sementara itu, Putri Intan Kasela, pemeran utama wanita, mengungkapkan tantangan terbesar dalam film ini adalah membangun rasa terhimpit secara emosional. Menurutnya, ketika tekanan memuncak, penonton akan memahami mengapa ketakutan dan keputusasaan dalam film terasa personal.

Film “Kuyank” dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 29 Januari 2026. Dengan mengusung horor folklore berbasis konflik keluarga dan emosi manusia, film ini menawarkan pengalaman menonton yang mencekam sekaligus reflektif, menjadikannya salah satu tontonan yang patut dinantikan awal tahun ini. (Suf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *