Pemkot Pangkalpinang

Disnaker Pangkalpinang Ungkap Peran Job Fair dan Pelatihan Kerja

PANGKALPINANG, MEDIAQU.id – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Pangkalpinang pada tahun 2025 tercatat mengalami penurunan menjadi 5,73 persen. Angka ini turun dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 5,98 persen.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pangkalpinang, Amran Sakti, mengatakan bahwa penurunan tersebut merupakan hasil dari berbagai program strategis yang dijalankan secara konsisten dan terarah.

Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, serta lembaga pelatihan kerja dalam membuka akses lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha melalui pelaksanaan job fair yang melibatkan puluhan perusahaan,” ujar Amran Sakti kepada Mediaqu.id, Selasa (31/3/2026).

Ia menjelaskan, job fair yang digelar Disnaker menjadi salah satu upaya efektif dalam mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja secara langsung.

Dalam pelaksanaan job fair terakhir, sebanyak 17 perusahaan ikut berpartisipasi dengan menyediakan berbagai lowongan pekerjaan.

Disnaker juga memastikan bahwa kesempatan kerja yang dibuka bersifat inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas.

Selain membuka peluang kerja, Disnaker Pangkalpinang juga aktif menggelar pelatihan kerja berbasis kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

Baca juga  Ada Bantuan dari Jasa Raharja, Prof Udin : Ini Bukti Nyata Peduli 

Program pelatihan tersebut mencakup berbagai bidang, seperti teknik sepeda motor, menjahit, tata boga, hingga desain grafis.

“Inovasi kami terletak pada pendekatan pelatihan berbasis kebutuhan industri atau link and match, sehingga peserta tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga siap terserap di dunia kerja,” jelasnya.

Tak hanya itu, Disnaker juga mendorong peserta pelatihan untuk mengikuti sertifikasi kompetensi guna meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.

Dengan adanya sertifikat resmi, lulusan pelatihan diharapkan memiliki nilai tambah saat bersaing di pasar kerja.

Ke depan, Disnaker Pangkalpinang berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi, salah satunya melalui pengembangan platform digital ketenagakerjaan.

Platform tersebut nantinya akan memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi lowongan kerja, pelatihan daring, hingga layanan konsultasi karier secara online.

“Kami berharap angka pengangguran dapat terus ditekan secara bertahap, sekaligus menciptakan tenaga kerja yang adaptif, produktif, dan berdaya saing tinggi,” tambahnya.

Disnaker juga mengajak masyarakat untuk aktif meningkatkan keterampilan dan tidak ragu mengikuti berbagai program pelatihan yang telah disediakan pemerintah.

Dengan upaya bersama, diharapkan pertumbuhan ekonomi daerah dapat meningkat seiring dengan terserapnya tenaga kerja lokal secara optimal. (Suf)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!