PT Timah Tbk

Ratusan UMKM Binaan PT TIMAH Ikuti Pelatihan Bisnis dan Pengembangan Produk

PANGKALPINANG — PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK). Tak hanya memberikan akses permodalan, perusahaan juga menjalankan berbagai program pembinaan yang bertujuan meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing pelaku UMKM di wilayah operasionalnya.

Sepanjang 2025, sebanyak 154 mitra binaan PT TIMAH mendapat kesempatan mengikuti berbagai pameran dan bazar untuk mempromosikan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas. Selain itu, 112 mitra binaan mengikuti pelatihan pengembangan usaha, sementara 24 pelaku UMKM menerima bantuan peralatan produksi guna meningkatkan kapasitas dan efisiensi usaha.

Program PUMK menjadi salah satu instrumen PT TIMAH dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis usaha kecil dan menengah. Melalui program ini, perusahaan berupaya membantu pelaku UMKM tidak hanya bertahan di tengah persaingan, tetapi juga berkembang menjadi usaha yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Berbagai bentuk dukungan diberikan kepada mitra binaan, mulai dari pendanaan usaha, pelatihan manajemen bisnis, pendampingan usaha, fasilitasi promosi produk, hingga bantuan peralatan produksi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.

Keikutsertaan dalam pameran dan bazar menjadi salah satu upaya perusahaan membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM. Melalui kegiatan tersebut, para mitra binaan dapat memperkenalkan produk kepada calon konsumen baru, menjalin kerja sama bisnis, sekaligus memperluas jaringan pemasaran.

Baca juga  Sambut HUT ke-49, PT Timah Gelar Layanan Kesehatan Gratis Lewat Mobil Sehat

PT TIMAH menilai promosi menjadi faktor penting dalam pengembangan usaha mikro dan kecil. Karena itu, perusahaan secara konsisten memberikan ruang bagi mitra binaan untuk tampil dalam berbagai kegiatan promosi, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Selain aspek pemasaran, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi fokus pembinaan. Sebanyak 112 mitra binaan telah mengikuti pelatihan yang mencakup berbagai materi, seperti manajemen usaha, pengelolaan keuangan, pemasaran digital, pengembangan produk, legalitas usaha, hingga strategi pengembangan bisnis.

Pelatihan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola bisnis secara profesional dan adaptif terhadap perubahan pasar.

Di sisi lain, bantuan peralatan produksi diberikan kepada 24 mitra binaan untuk meningkatkan produktivitas usaha. Dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat proses produksi, menjaga kualitas produk, dan meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi permintaan pasar yang terus berkembang.

Salah satu penerima manfaat program ini adalah Serli Heryani, pemilik usaha Mama Naya Bolen. Ia mengaku usahanya mengalami perkembangan signifikan setelah bergabung sebagai mitra binaan PT TIMAH.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!