Pemkot Pangkalpinang

UHC Pangkalpinang 100,14 Persen, Dinkes Minta Warga Aktif Bayar Iuran JKN

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dinas Kesehatan bersama pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah strategi. Salah satunya adalah mengalokasikan anggaran bantuan iuran bagi peserta yang tidak mampu.

“Kami juga terus meningkatkan koordinasi lintas sektor, seperti dengan PTSP untuk mendorong perusahaan agar mendaftarkan karyawannya, serta bekerja sama dengan RT dan kelurahan untuk mendata warga yang benar-benar membutuhkan bantuan,” katanya.

Lebih lanjut, Widya menilai bahwa capaian UHC memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam hal akses layanan kesehatan.

“Dengan UHC, masyarakat tidak perlu khawatir soal biaya ketika membutuhkan pelayanan kesehatan, karena sudah ada jaminan pembiayaan,” ujarnya.

Baca juga  Wali Kota Prof Saparudin: Generasi Muda Harus Warisi Semangat Juang Pahlawan

Namun demikian, ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan tetap menjadi prioritas.

“Fasilitas kesehatan harus terus meningkatkan mutu pelayanan agar menjadi pilihan utama bagi peserta JKN,” katanya.

Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang pun menargetkan peningkatan keaktifan peserta JKN hingga mendekati 100 persen, seiring komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kesehatan menyeluruh bagi masyarakat.

Widya berharap, dengan meningkatnya keaktifan peserta, seluruh warga dapat merasakan manfaat layanan kesehatan secara optimal tanpa terkendala biaya.

“Dan kepada masyarakat, khususnya peserta mandiri, mari untuk lebih disiplin dalam membayar iuran agar kepesertaan tetap aktif dan berkelanjutan,” ajak Widya. (Suf)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!