Wali Kota Pangkalpinang Tekankan Kinerja OPD dan Transparansi Anggaran
PANGKALPINANG, MEDIAQU.id — Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menegaskan pentingnya percepatan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) dalam pelaksanaan program dan realisasi anggaran tahun 2026.
Hal itu disampaikan Saparudin saat memimpin Rapat Evaluasi Kinerja Fisik dan Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 bersama seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang, Senin (18/5/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Pertemuan Bapperida tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna.
Dalam arahannya, Saparudin yang akrab disapa Prof Udin mengatakan evaluasi rutin menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh program pemerintahan berjalan sesuai target, terutama setelah adanya sejumlah pejabat OPD baru.
Menurut dia, setiap kepala perangkat daerah memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas pelayanan publik sekaligus mengoptimalkan pelaksanaan pembangunan daerah.
“Seluruh kepala OPD yang baru memiliki tugas yang tidak ringan. Kinerja mereka akan terus dipantau secara berkala, baik dari sisi pelaksanaan program maupun realisasi keuangan,” kata Prof Udin.
Ia menjelaskan, evaluasi kinerja dilakukan setiap bulan sebagai langkah pengawasan sekaligus perbaikan terhadap pelaksanaan kegiatan di masing-masing instansi.
Melalui evaluasi tersebut, pemerintah kota dapat memonitor perkembangan penggunaan anggaran serta capaian program yang sedang berjalan.
Saparudin mengungkapkan, secara umum realisasi pendapatan dan penggunaan APBD hingga triwulan kedua sudah berada di atas 30 persen. Namun, beberapa sektor pendapatan daerah masih belum memenuhi target yang telah ditetapkan.
Salah satu yang menjadi perhatian yakni retribusi dari rumah guru yang saat ini masih dalam tahap pendataan dan diproyeksikan terealisasi menjelang akhir tahun.
Selain itu, pendapatan dari skema Bangun Guna Serah (BGS) juga belum masuk karena jadwal realisasinya baru berlangsung pada triwulan ketiga dan keempat.
“Semua itu sudah dianalisis dan dipahami oleh OPD terkait. Pemerintah tetap berkomitmen menjalankan seluruh kegiatan secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap evaluasi rutin tersebut dapat memperkuat efektivitas penggunaan anggaran sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sepanjang tahun 2026. (Suf)




