PT TIMAH Kucurkan Rp35,7 Miliar Sepanjang 2025, Hampir 70 Ribu Warga Rasakan Manfaatnya
Komitmen terhadap kelompok rentan juga diwujudkan melalui Program Menjaga Nusantara di Kabupaten Bangka Barat. Program ini mencakup kegiatan ketahanan pangan, penguatan usaha mikro, sekolah entrepreneur difabel, pengelolaan sampah, serta pemberdayaan perempuan.
Di sektor kelautan, PT TIMAH melanjutkan program Fishing Ground dan Coral Garden yang ditujukan untuk mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan produktivitas nelayan. Pada 2025, perusahaan menambah ratusan unit rumpon di sejumlah kawasan perairan dan memperkuat program transplantasi terumbu karang di kawasan Pulau Putri serta Laut Tuing.
Melalui Program TJSL, perusahaan juga menyalurkan berbagai bantuan sosial dan lingkungan. Beberapa di antaranya adalah program Timah Merik Sembako yang menjangkau 10.366 penerima manfaat, penyaluran 209 ekor sapi kurban, program mudik gratis untuk 700 peserta, serta jaminan sosial ketenagakerjaan bagi 211 nelayan dan kelompok rentan.
Pada sektor usaha mikro dan kecil, PT TIMAH menjalankan Program PUMK melalui dukungan permodalan, pendampingan usaha, dan peningkatan kapasitas pelaku usaha. Sepanjang 2025, sebanyak 154 mitra binaan mengikuti pameran dan bazar, 112 mitra memperoleh pelatihan, serta 24 mitra menerima bantuan alat produksi.
Department Head Corporate Communication PT TIMAH, Anggi Siahaan, mengatakan program PPM, TJSL, dan PUMK merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan lingkungan.
“PT TIMAH tidak hanya berfokus pada kegiatan operasional bisnis, tetapi juga berupaya memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan sosial yang berkelanjutan,” kata Anggi dalam keterangan tertulis.
Menurut dia, perusahaan akan terus mengembangkan program yang berorientasi pada keberlanjutan agar manfaat yang dihasilkan tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan. (*)
Sumber : www.timah.com




