PT TIMAH Gerak Hijau, 36.100 Bibit Mangrove Ditanam di Babel dan Kepri
Tak hanya itu, hutan mangrove dikenal sebagai salah satu ekosistem yang memiliki kemampuan tinggi dalam menyerap dan menyimpan karbon dioksida dari atmosfer. Kemampuan tersebut menjadikan mangrove berperan strategis dalam mendukung upaya global menekan laju perubahan iklim.
“Mangrove memiliki fungsi yang sangat besar bagi lingkungan. Selain melindungi wilayah pesisir, mangrove juga menjadi penyerap karbon alami yang efektif sehingga berkontribusi dalam mendukung target Net Zero Emissions Indonesia,” ujarnya.
Anggi menambahkan, keberadaan mangrove juga berperan dalam menjaga kualitas perairan karena mampu menyerap berbagai polutan, termasuk logam berat dan bahan kimia yang dapat mencemari laut.
Karena itu, PT TIMAH terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam program penanaman dan pemeliharaan mangrove agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, baik dari sisi lingkungan maupun sosial ekonomi masyarakat pesisir. (*)
Sumber : www.timah.com




