PT Timah Tbk

Tebar Cumi, Tebar Rezeki! PT Timah Dukung Masa Depan Nelayan Bangka.

BANGKA PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan melalui berbagai program reklamasi dan rehabilitasi ekosistem laut.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah program restocking cumi-cumi untuk mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan di Perairan Timur Pulau Bangka.

Kali ini, PT TIMAH melalui Division Area Bangka Utara bersama Yayasan Sayang Babel Kite dan nelayan kembali melakukan restocking cumi di Perairan Pulau Bangka, Pantai Tuing, Desa Mapur, Kabupaten Bangka pada Senin (15/6/2026).

Restocking ini bertujuan meningkatkan peluang hidup cumi-cumi sejak fase awal kehidupannya sebelum dilepaskan kembali ke habitat alaminya. Program ini sudah dilaksanakan dalam beberapa tahun terakhir.

Selain melaksanakan restocking cumi, PT TIMAH juga menenggelamkan sebanyak 10 unit atraktor cumi di Perairan tersebut.

Ketua Yayasan Sayang Babel, Indra Ambalika mengatakan, restocking cumi bertujuan untuk meningkatkan keberhasilan hidup cumi yang ditetaskan di alam dengan mengurangi peluang dimakan oleh predator alami seperti ikan.

“Restocking dilakukan untuk meningkatkan keberhasilan hidup cumi-cumi yang ditetaskan. Di alam, telur maupun anakan cumi memiliki risiko tinggi dimangsa predator seperti ikan. Melalui proses penetasan di wadah terkontrol, peluang hidupnya menjadi lebih besar sebelum dilepas kembali ke laut,” katanya.

Baca juga  Bukan Sekadar Apel, Cara PT Timah Menjaga Pekerja Pulang dengan Selamat

Indra menyebutkan, cumi-cumi merupakan komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi salah satu hasil tangkapan utama nelayan di Pulau Bangka.

Karena itu, upaya menjaga keberlanjutan populasi cumi-cumi menjadi penting untuk mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Dalam kegiatan ini dibuat tempat/habitat bertelur cumi-cumi (atraktor cumi) lalu sebagian telur ditetaskan dalam wadah terkontrol di darat. Setelah menetas kemudian dilepaskan kembali ke laut. Program ini diharapkan menjadi pemicu untuk perhatian terhadap keberlanjutan sumberdaya perikanan cumi-cumi di Pulau Bangka khususnya oleh pemerintah dan juga oleh masyarakat nelayan,” jelas Indra.

Lebih lanjut, Indra menjelaskan bahwa program restocking cumi merupakan bagian dari reklamasi laut yang berfokus pada rehabilitasi biologi.

Sesuai regulasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), reklamasi laut mencakup tiga aspek utama yakni rehabilitasi kimia melalui pengelolaan kualitas air laut, rehabilitasi fisika melalui penanggulangan abrasi dan sedimentasi, serta rehabilitasi biologi melalui pengayaan keanekaragaman hayati.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!