PT Timah Tbk

PT TIMAH Perbarui RIPPM di Belitung, Fokus Perkuat UMKM, SDM, dan Ekonomi Masyarakat

Pemerintah daerah juga berharap pembaruan RIPPM semakin memperkuat komitmen PT TIMAH dalam menghadirkan program-program yang mampu meningkatkan produktivitas masyarakat, memperluas akses ekonomi, membangun keterampilan, serta menciptakan peluang usaha baru.

“Saya juga mengajak masyarakat agar setiap program yang hadir dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan hanya menjadi penerima manfaat, tetapi mari bersama-sama menjadi pelaku pembangunan,” katanya.

“Dengan semangat gotong-royong, kreativitas, dan inovasi, kita ciptakan daerah yang tangguh dan berdaya saing. Semoga kegiatan ini menjadi aspek administrasi yang nantinya benar-benar dapat menjadi peta jalan pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Belitung,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Martoni menyampaikan bahwa sektor pertambangan timah selama ini menjadi salah satu penggerak utama perekonomian di wilayah Belitung.

Meski demikian, tantangan ke depan adalah bagaimana mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam agar mampu menciptakan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Karena itu, Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) menjadi instrumen penting dalam mendukung tujuan tersebut.

“Mengapa pembaruan dokumen ini penting, dimana sosial ekonomi dan lingkungan bergerak secara cepat, kebutuhan masyarakat telah merangkak dengan beberapa tahun lalu,” katanya.

Baca juga  Safari Ramadan 1447 H PT TIMAH di Bangka Utara, Komisaris Utama Agus Rohman Serahkan Santunan dan Beasiswa Tahfiz

Menurutnya, pembaruan dokumen RIPPM sangat diperlukan agar program-program pemberdayaan mampu mengikuti dinamika perubahan sosial, ekonomi, dan lingkungan, sekaligus memastikan seluruh kegiatan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Forum ini adalah milik kita bersama, keberhasilan pembahasan dokumen PPM ini sangat bergantung pada keterbukaan, partisipasi aktif dan masukan konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan yang hadir di ruangan ini. Oleh karena itu, saya menitipkan beberapa harapan kepada PT TIMAH, mohon untuk menyerap aspirasi lokal secara komprehensif dan menyusun program yang memiliki dampak berguna yang luas serta berkelanjutan,” katanya.

Melalui forum konsultasi publik ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memberikan masukan yang konstruktif sehingga dokumen RIPPM yang disusun mampu menjadi pedoman pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang berdampak luas dan berkelanjutan.

“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha PT Timah dan masyarakat, kita optimis bahwa kegiatan pertambangan dapat berjalan dengan sangat baik, berkelanjutan dan memberikan hasil yang baik bagi masyarakat,” tutupnya. (*)

Sumber : www.timah.com
Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!