Pemprov Babel

Hidayat Arsani Bawa 15 Ribu Durian Kelekak ke Yogyakarta, Ribuan Perantau Babel Antusias

YOGYAKARTA – Ribuan buah durian Kelekak memenuhi Jogja Expo Center (JEC), Sabtu (4/7). Sebanyak 15 ribu durian yang dibawa Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi magnet dalam Silaturahmi Serumpun Sebalai dan Makan Durian Bersama yang mempertemukan mahasiswa serta masyarakat Bangka Belitung di perantauan.

Sejak acara dimulai, ribuan peserta memadati lokasi untuk menikmati durian khas Bangka Belitung. Tak hanya mencicipi buah yang menjadi salah satu komoditas unggulan daerah, mereka juga memanfaatkan momentum tersebut untuk bersilaturahmi, melepas rindu, dan mempererat hubungan antarsesama warga Bangka Belitung yang tinggal di Yogyakarta.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, mengatakan durian yang disajikan berasal dari kebun masyarakat Bangka Belitung. Menurutnya, durian Kelekak bukan sekadar buah khas daerah, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat Bangka Belitung yang sedang menempuh pendidikan maupun bekerja di luar daerah.

“Nikmatnya durian Kelekak yang kita santap bersama hari ini adalah bukti kekayaan alam yang kita miliki, sekaligus simbol kebersamaan masyarakat Bangka Belitung. Semangat inilah yang harus terus kita jaga,” ujarnya.

Melihat tingginya antusiasme peserta, Hidayat berencana menambah jumlah durian pada penyelenggaraan tahun depan. Tahun ini, sekitar 15 ribu buah durian disiapkan untuk masyarakat perantauan.

Baca juga  Pemprov Babel dan Pertamina Sidak SPBU di Pangkalpinang, Imbau Warga Tak Panic Buying BBM

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Tahun ini kita membawa sekitar 15 ribu buah durian. Insyaallah, tahun depan kita tingkatkan menjadi 30 ribu buah agar semakin banyak masyarakat Bangka Belitung di perantauan yang dapat berkumpul dan menikmati kebersamaan seperti hari ini,” katanya.

Selain makan durian bersama, kegiatan juga diramaikan bazar UMKM yang menghadirkan berbagai produk unggulan Bangka Belitung, mulai dari kuliner hingga aneka oleh-oleh khas daerah. Bazar tersebut menjadi ajang promosi sekaligus mempertemukan pelaku UMKM dengan masyarakat Bangka Belitung yang tinggal di Yogyakarta.

Di sela kegiatan, Hidayat menyempatkan diri berkeliling menyapa mahasiswa, masyarakat, dan pelaku UMKM. Dia juga berdialog dengan sejumlah peserta untuk mendengarkan berbagai masukan serta cerita mengenai kehidupan masyarakat Bangka Belitung di perantauan.

Menurut Hidayat, Silaturahmi Serumpun Sebalai menjadi salah satu cara menjaga ikatan emosional antara pemerintah daerah dengan masyarakat Bangka Belitung yang berada di luar daerah.

Dia berharap kegiatan tersebut terus menjadi ruang mempererat persaudaraan sekaligus menguatkan semangat kebersamaan masyarakat Bangka Belitung, di mana pun mereka berada.

“Sejauh apa pun masyarakat merantau, semangat Serumpun Sebalai harus tetap menjadi perekat yang menyatukan kita sebagai satu keluarga besar,” pungkasnya. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!