Pemkot Pangkalpinang

Buka Diklat Paskibraka, Wali Kota Pangkalpinang Minta Peserta Tanamkan Jiwa Nasionalisme

PANGKALPINANG, MEDIAQU.id — Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Pangkalpinang Tahun 2026 resmi dimulai, Senin (27/7/2026) di Balai Betason Pemkot setempat.

Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin yang menegaskan bahwa pembinaan Paskibraka merupakan investasi dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berjiwa nasionalis.

Di hadapan calon anggota Paskibraka, jajaran Pemerintah Kota Pangkalpinang, pelatih, pamong, tim kesehatan, kepala sekolah, serta orang tua peserta, Wali Kota mengatakan keberhasilan lolos seleksi Paskibraka merupakan prestasi yang patut disyukuri.

Namun, menurutnya, keberhasilan tersebut juga membawa tanggung jawab besar untuk menjaga nama baik sekolah, keluarga, dan daerah.

Ia menegaskan, pendidikan dan pelatihan yang akan dijalani para peserta bukan sekadar mempersiapkan petugas pengibar bendera pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Lebih dari itu, proses tersebut menjadi wadah pembentukan karakter melalui penanaman disiplin, tanggung jawab, serta kepemimpinan yang akan menjadi bekal dalam kehidupan mereka,” tegasnya.

Wali Kota juga menyoroti pentingnya menjaga semangat patriotisme di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, arus globalisasi membuat generasi muda menghadapi berbagai tantangan sehingga diperlukan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Melalui Diklat Paskibraka, peserta diajak memahami sejarah perjuangan bangsa sekaligus menghargai Bendera Merah Putih sebagai simbol persatuan dan kedaulatan Indonesia.

Selama mengikuti pemusatan latihan, para peserta akan menjalani berbagai materi yang menguji kemampuan fisik dan mental.

Baca juga  Revolusi Mental, Pemkot Pangkalpinang Gelar Sosialisasi GNRM

Mereka juga dibina untuk membangun kekompakan, meningkatkan kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, dan mengambil keputusan dalam setiap tugas yang diberikan. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus melekat meski masa pendidikan dan pelatihan telah berakhir.

Wali Kota turut mengingatkan para pelatih, pamong, dan tim kesehatan agar memberikan pendampingan secara maksimal.

“Kualitas pembinaan akan menentukan keberhasilan mencetak generasi muda yang tidak hanya cakap menjalankan tugas sebagai Paskibraka, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian terhadap bangsa,” ujarnya.

Ia juga mengajak orang tua dan sekolah untuk terus memberikan dukungan selama proses pendidikan dan pelatihan berlangsung.

Dukungan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan diri dan semangat para peserta untuk menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota berharap para calon Paskibraka mampu memanfaatkan setiap proses pembinaan sebagai pengalaman berharga.

Ia optimistis pendidikan dan pelatihan tersebut akan melahirkan generasi muda yang berintegritas, berjiwa nasionalis, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

Setelah itu, Wali Kota secara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka Kota Pangkalpinang Tahun 2026. (Suf)

STOP COPY-PASTE! Artikel ini dilindungi hak cipta. Penyalinan tanpa izin merupakan pelanggaran hukum.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!