Headline

Orang Tua Antusias Daftarkan Anak Ikut Khitanan Massal Gratis PT TIMAH

“Tidak ada rencana mengikuti khitanan di luar karena tahu biayanya, makanya saya menunggu khitanan massal ini. Abangnya Rifki dulu juga ikut kegiatan ini,” tuturnya.

Rifki sendiri mengaku senang setelah menjalani khitanan. Selain mendapat layanan khitanan gratis, ia juga membawa pulang suvenir yang menjadi salah satu hal yang membuatnya semakin gembira.

Sekretaris Kecamatan Belinyu, Agus Rafina, turut mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan khitanan massal tersebut.

Menurutnya, antusiasme itu terlihat dari banyaknya masyarakat yang mendaftarkan anak mereka untuk mengikuti program sosial dalam rangka Bulan Bakti HUT ke-50 PT TIMAH Tbk.

“Masyarakat sangat antusias, terlihat dari banyaknya yang mendaftar. Saya juga cek anak-anak itu senang ikut khitanan, apalagi ada suvenir. Kalau anak-anak kan hobinya suvenir seperti itu,” ucap Agus.

Ia mengatakan kegiatan berlangsung dengan lancar meskipun suasana sempat diwarnai tangisan sejumlah anak. Bahkan, ada peserta yang ikut menangis setelah melihat peserta lainnya menangis sehingga membuat beberapa orang tua harus bekerja ekstra untuk menenangkan anak mereka.

Baca juga  IJTI Basel Minta Polisi Selidiki Kasus Pengrusakan SMPN 5 Airgegas

“Tadi dilihat ada anak yang tenang, kemudian ada yang ikut menangis melihat anak yang lain menangis. Keteteran juga orang tua mereka,” ujarnya.

Agus berharap kegiatan sosial seperti khitanan massal dapat terus dilaksanakan PT TIMAH Tbk di Kecamatan Belinyu. Menurutnya, program tersebut tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah.

“Khitanan massal ini memberikan dukungan kepada kami selaku pemerintah daerah di Kecamatan Belinyu. Semoga bantuan yang diberikan kepada kami, khususnya seperti CSR, dapat dilaksanakan terus-menerus sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dengan perusahaan,” harapnya. (*)

(Sumber: www.timah.com)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!