PT TIMAH Siapkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Dalam rangkaian program tersebut, Rafael David Santoso, salah satu peserta Clash of Champions Season 2, hadir di Pemali Boarding School PT TIMAH untuk memberikan materi mengenai analisis SWOT dan Smart Goals.
Rafael mengajak para siswa memahami potensi diri, mengenali kekuatan dan kelemahan, serta menyusun tujuan secara lebih terarah. Menurutnya, kemampuan menentukan tujuan menjadi salah satu modal penting bagi siswa dalam mempersiapkan masa depan.
Ia juga mendorong para peserta untuk memberikan usaha terbaik dalam mengikuti setiap rangkaian pembelajaran.
Rafael menilai fasilitas pendidikan yang telah diberikan melalui kolaborasi PT TIMAH, MIND ID, dan Ruangguru harus dimanfaatkan secara maksimal, terutama oleh siswa yang tengah mempersiapkan diri menuju perguruan tinggi.
“Berikan usaha 110 persen agar materi yang diberikan bisa diserap secara maksimal dan sesuai dengan rencana yang sudah dibuat,” pesan Rafael kepada para siswa.
Rafael juga membagikan strategi untuk menjaga semangat belajar di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pelajar. Menurutnya, siswa perlu memiliki gambaran mengenai apa yang ingin dicapai dalam tiga hingga lima tahun mendatang. Mimpi tersebut kemudian perlu diterjemahkan menjadi tujuan yang lebih konkret dan langkah-langkah yang dapat dilakukan secara konsisten.
Ia mengingatkan para siswa untuk tidak menyia-nyiakan berbagai fasilitas yang telah tersedia, termasuk akses pembelajaran gratis melalui Ruangguru.
Program tersebut dinilai sangat relevan bagi siswa kelas XII yang mulai mempersiapkan diri menghadapi seleksi perguruan tinggi.
Rangkaian program pendidikan yang dijalankan PT TIMAH bersama MIND ID menunjukkan bahwa investasi sumber daya manusia tidak hanya berbicara mengenai pemberian beasiswa.
Lebih jauh, pendidikan diarahkan untuk membangun ekosistem yang memungkinkan pelajar mendapatkan akses pembelajaran, pendampingan, pengembangan karakter, serta kesempatan untuk mengembangkan kompetensi.
Kolaborasi dengan Ruangguru melalui MINDucation menjadi salah satu bentuk penguatan ekosistem tersebut. Para siswa mendapatkan akses terhadap sumber belajar yang lebih luas sekaligus kesempatan memperkaya pengalaman melalui berbagai kegiatan pengembangan diri. (*)
(Sumber: www.timah.com)



