Bangka Tengah

41 Hari Penuh Cerita, Mahasiswa KKN IAIN SAS Babel Akhiri Pengabdian di Kayu Besi

Ia berharap program yang telah dilaksanakan memberikan manfaat bagi masyarakat dan pengalaman bagi mahasiswa.

Sementara itu, mahasiswa KKN Ariansyah mengatakan pengalaman selama berada di Kayu Besi memberikan banyak pelajaran, terutama dalam berkomunikasi, bekerja sama dan beradaptasi dengan masyarakat.

“Banyak hal yang kami dapat selama di sini. Kami belajar bagaimana berkomunikasi dengan masyarakat, memahami karakter yang berbeda-beda, bekerja sama, dan lebih peka terhadap kondisi sekitar,” katanya.

Hal senada disampaikan Maulinda. Menurutnya, KKN memberikan pengalaman belajar langsung di tengah masyarakat yang tidak seluruhnya diperoleh di bangku kuliah.

Baca juga  Angkasa Pura Kucurkan Rp45 Juta Hijaukan Jalan Adhyaksa Bateng 

“Kami berharap setelah KKN selesai bukan berarti semuanya ikut selesai. Semoga komunikasi dan silaturahmi tetap terjaga,” ujarnya.

Berakhirnya KKN tersebut menandai selesainya rangkaian pengabdian mahasiswa IAIN SAS Babel di Desa Kayu Besi. Selama 41 hari, mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga membangun interaksi dan silaturahmi dengan masyarakat, pemerintah desa serta pihak sekolah. (*)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!