Headline

Lempah Kuning Daun Simpur Usung Konsep Tempo Dulu di Jantung Pangkalpinang

PANGKALPINANG, MEDIAQU.ID — Menikmati lempah kuning kini tak hanya soal cita rasa. Lempah Kuning Daun Simpur membawa pengalaman berbeda dengan menghadirkan kuliner khas Bangka dalam balutan suasana tempo dulu di tengah kawasan Jalan A. Yani, Pangkalpinang.

Konsep tersebut menjadi salah satu pembeda yang ditawarkan rumah makan yang dijadwalkan menggelar soft opening pada 1–7 Oktober dan grand opening pada 10 Oktober 2026.

Nuansa tempo dulu sengaja menjadi identitas utama Lempah Kuning Daun Simpur. Interior restoran dirancang dengan sentuhan klasik yang membawa pengunjung pada atmosfer masa lampau, namun tetap dilengkapi fasilitas modern berupa pendingin ruangan (AC).

Perpaduan tersebut membuat pengalaman menikmati kuliner tradisional tidak harus identik dengan tempat makan sederhana. Lempah kuning, yang selama ini lekat dengan keseharian masyarakat Bangka, dikemas dalam ruang yang nyaman dan memiliki karakter tersendiri.

Konsep itu sekaligus menjadi jawaban atas tantangan bisnis kuliner lempah kuning yang semakin ramai di Pangkalpinang. H. Agus dan H. Fajar selaku pemilik memilih menghadirkan identitas yang berbeda, tanpa meninggalkan akar kuliner khas Bangka.

Baca juga  Cuma Rp250 Ribu, Halal Bi Halal di Aston Emidary Bangka Dapat Menu Mewah + Venue Gratis

“Harapan besar kami, kehadiran Lempah Kuning Daun Simpur ini membawa kebermanfaatan bagi Kota Pangkalpinang, khususnya dalam membuka lapangan pekerjaan lokal. Kami ingin membawa lempah kuning makin dikenal luas, tak hanya di Bangka Belitung, tetapi juga menjadi sajian khas Nusantara di tingkat nasional,” ujar H. Agus.

Untuk memperkuat konsep tersebut, pengelolaan restoran dipercayakan kepada Bang Adi yang telah memiliki pengalaman di dunia kuliner khas Bangka.

Agus dan Fajar mengenal Bang Adi melalui lingkungan jamaah pengajian Darul Mahabbah. Pengalaman bekerja bersama dalam pengelolaan Dapur Aqiqah Akbar yang mengolah sekitar dua ton daging kambing kemudian menjadi salah satu pertimbangan mereka menggandeng Bang Adi.

“Di situ kami melihat langsung bagaimana cara Bang Adi memasak secara profesional dengan kualitas rasa yang sangat konsisten,” ujar Agus.

Bagi pemilik, konsep tempat dan kualitas makanan menjadi dua hal yang harus berjalan beriringan. Karena itu, bahan baku ikan dipastikan dalam kondisi segar, sementara racikan bumbu tetap mengandalkan rempah-rempah pilihan.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!