Lempah Kuning Daun Simpur Usung Konsep Tempo Dulu di Jantung Pangkalpinang

H. Fajar mengatakan fasilitas restoran yang dibuat nyaman tidak lantas membuat harga makanan menjadi eksklusif.
“Kami tetap menggunakan racikan rempah-rempah terbaik dan pasokan ikan yang selalu segar. Keyakinan kami adalah memberikan rasa terbaik dan pelayanan yang ramah serta santun. Soal harga, tetap terjangkau untuk semua lapisan masyarakat Bangka Belitung,” tegasnya.
Dari sisi kapasitas, konsep restoran ini juga disiapkan untuk melayani pengunjung dalam jumlah besar. Dua area ruangan ber-AC mampu menampung sekitar 150 orang, sedangkan area depan atau semi-open memiliki kapasitas sekitar 160 orang.
Totalnya, Lempah Kuning Daun Simpur dapat menampung lebih dari 300 tamu sekaligus.
Menjelang pembukaan, Wali Kota Pangkalpinang bersama jajaran Pemkot juga telah meninjau langsung lokasi dan mencicipi sajian yang disiapkan.
Bang Adi mengatakan dukungan tersebut menjadi dorongan bagi pengelola untuk memperkenalkan konsep dan kuliner yang mereka tawarkan kepada masyarakat.
“Dukungan dari Pak Wali Kota dan jajaran Pemkot sangat luar biasa. Beliau hadir langsung meninjau lokasi dan mencicipi masakan kami. Begitu pula dengan rekan-rekan media serta relasi yang memberikan support yang sangat positif,” ungkap Bang Adi.
Dengan menggabungkan cita rasa lempah kuning, atmosfer tempo dulu, dan kenyamanan fasilitas modern, Lempah Kuning Daun Simpur mencoba menawarkan lebih dari sekadar tempat makan.
Rumah makan ini ingin menjadikan suasana sebagai bagian dari pengalaman kuliner, sekaligus membawa kembali nuansa masa lalu melalui sajian khas Bangka di tengah geliat kuliner modern Pangkalpinang. (Suf)




