Golkar Girimaya Dikukuhkan, Ady Irawan Pacu Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

PANGKALPINANG, MEDIAQU.ID — Konsolidasi Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus diperkuat hingga tingkat kecamatan.
Pimpinan Partai Golkar Kecamatan Girimaya masa bakti 2025–2031 resmi dikukuhkan dalam rangkaian Musyawarah Kecamatan (Muscam) dan Pendidikan Politik DPD Partai Golkar Kota Pangkalpinang, Kamis (1/10/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi sekaligus membangun komunikasi antarkader dari tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Pangkalpinang, Ady Irawan, dalam sambutannya meminta pengurus yang baru dikukuhkan tidak hanya menjalankan tugas secara administratif, tetapi aktif bergerak dan merangkul kader di tingkat bawah.
“Ketua yang terpilih ini harus aktif merangkul teman-teman di tingkat kecamatan maupun di tingkat kelurahan,” ujar Ady.
Menurut Ady, kekuatan organisasi tidak mungkin hanya bertumpu pada ketua maupun pengurus DPD. Seluruh kader memiliki peran dalam membangun dan menggerakkan partai.
Ia bahkan menegaskan, dirinya sebagai Ketua DPD sekaligus anggota DPRD Kota Pangkalpinang tidak mungkin menjalankan organisasi seorang diri.
“Saya sendiri sebagai anggota DPRD Kota Pangkalpinang mustahil menjalankan Partai Golkar yang begitu besar sendiri. Itu mustahil,” katanya.
Ady juga meminta pengurus kecamatan membuka ruang komunikasi dengan jajaran DPD ketika menghadapi persoalan organisasi.
Menurutnya, koordinasi menjadi bagian penting agar persoalan di tingkat bawah dapat segera dibahas dan dicarikan jalan keluar.
“Jangan segan-segan untuk berkonsultasi, bertukar pikiran,” ujarnya.
Soroti Tiga Periode Tanpa Pimpinan DPRD
Dalam sambutannya, Ady turut menyinggung posisi Partai Golkar di DPRD Kota Pangkalpinang. Ia menyebut partainya selama tiga periode belum menempati posisi pimpinan DPRD Kota Pangkalpinang.
Ady mengaitkan kondisi tersebut dengan perlunya peningkatan dukungan masyarakat terhadap Partai Golkar di Kota Pangkalpinang.
“Suara masyarakat yang memilih Partai Golkar di Kota Pangkalpinang masih kurang,” katanya.
Karena itu, ia meminta seluruh kader tidak bekerja sendiri-sendiri. Konsolidasi organisasi, menurut Ady, harus dilakukan secara bersama dengan melibatkan seluruh tingkatan kepengurusan.
Pesan serupa juga disampaikan Ady dalam sejumlah Muscam Golkar di kecamatan lain di Pangkalpinang.
Penguatan struktur hingga tingkat kelurahan menjadi bagian dari konsolidasi organisasi yang dilakukan DPD Golkar Kota Pangkalpinang.
Sanita Pimpin Golkar Girimaya
Dalam susunan komposisi dan personalia Pimpinan Partai Golkar Kecamatan Girimaya, Sanita dipercaya sebagai ketua untuk masa bakti 2025–2031.
Sanita didampingi Sendy Karlita sebagai sekretaris dan Nabila Sagita sebagai bendahara.
Sementara itu, sejumlah bidang juga telah ditetapkan. Eddi Budianto dipercaya menangani OKK, Renaldo Firli pada bidang Pemenangan Pemilu, dan Jariah pada bidang Pengabdian Masyarakat.
Kemudian, bidang Pemberdayaan Perempuan dipercayakan kepada Yeni, Pengembangan Generasi Muda kepada Merryanti, Tani dan Nelayan kepada Fajri Alamsyah, serta Pendidikan dan Kerohanian kepada Fitriyani.
Ady berharap susunan kepengurusan tersebut segera bekerja membangun organisasi di Girimaya dan memperkuat hubungan dengan jajaran kelurahan.
Ia menegaskan bahwa periode kepengurusan 2026–2031 bukan hanya menjadi tanggung jawab dirinya sebagai ketua DPD, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pengurus dan kader.
“Ini bukan masa kepemimpinan Pak Ady saja. Di bawah Pak Ady Irawan banyak pengurus-pengurus Partai Golkar yang mampu dan mumpuni,” kata Ady.
Ia pun mengajak seluruh kader menjaga kekompakan dan komitmen organisasi.
“Terus solid bergerak membangun Partai Golkar Kota Pangkalpinang, terkhususnya Kecamatan Girimaya,” tutupnya. (Suf)




