HeadlineKamtibmas

TEGA! Seorang Petani Bunuh Tetangga karena Sakit Hati Diejek

BANGKA SELATAN – Kepolisian Resor Bangka Selatan mengungkapkan kasus dugaan pembunuhan atau penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya seorang perempuan berinisial S (51), warga Desa Bikang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Senin (20/1/2025), sekitar pukul 15.30 WIB, di rumah Sdri. W.

Kapolres Bangka Selatan, AKBP Trihanto Nugroho, melalui Plt Kasi Humas Iptu GJ Budi, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan awal, pelaku berinisial SL (42), seorang petani asal Desa Bikang, diduga melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan parang.

Tindak kekerasan ini diduga dilatarbelakangi rasa tidak terima pelaku terhadap ejekan yang sering dilontarkan korban yang menyebutnya gila. Peristiwa tersebut terjadi di kediaman korban yang sehari-harinya mengurus rumah tangga.

Baca juga  47 Kasus DBD Mendapat Perhatian Serius dari Bupati Basel

“Korban dan pelaku masih satu desa. Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa parang bergagang plastik berwarna hijau yang terbungkus sarung pipa paralon putih. Parang ini diduga digunakan pelaku untuk melakukan aksi kekerasan yang berujung pada kematian korban,” ujar Budi kepada Mediaqu.id.

Pelaku, yang merupakan petani berusia 42 tahun, kini telah diamankan oleh pihak kepolisian di Sat Reskrim Polres Bangka Selatan. Polisi sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait motif dan kronologi kejadian tersebut.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!