PT Bukit Asam Studi Titu ke Museum Timah Indonesia

“Kami ingin mengetahui elemen-elemen penting yang bisa membuat museum ini lebih bernilai dan edukatif, sehingga tujuan pendiriannya dapat tercapai,” tambahnya.
Selama kunjungan, Aditya menyebutkan bahwa ada beberapa hal yang dapat ditiru dan diimplementasikan di Museum Batu Bara, seperti penyusunan materi sejarah yang lebih komprehensif dan pembangunan story line yang mudah dipahami oleh pengunjung.
Salah satu fasilitas yang sudah dimiliki Museum Batu Bara adalah studio mini, yang mirip dengan fasilitas di MTI untuk menjelaskan proses penambangan.
Aditya juga mengapresiasi sinergi yang dilakukan MTI dengan sektor pariwisata, yang menurutnya bisa menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung. Ia bahkan tertarik dengan adanya mobil pownis, salah satu ikon unik di MTI yang bisa menarik minat wisatawan.
Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi PT Bukit Asam dalam pengelolaan Museum Batu Bara ke depan, sehingga museum tersebut dapat menjadi pusat edukasi sekaligus destinasi wisata unggulan di Sumatera Selatan. (*)
Sumber : Timah.com




