PT Timah Tbk Bersama Mitra Lepasliarkan 74 Tukik Penyu Sisik di Belitung
Perwakilan Yayasan Alobi, Endi R. Yusuf, menegaskan bahwa kolaborasi antara berbagai pihak sangat penting dalam melindungi satwa liar.
“Keberadaan penyu sangat penting bagi ekosistem laut. Pelestarian ini adalah tanggung jawab bersama demi keberlangsungan hidup generasi mendatang,” katanya.
Kabid PPKLH DLH Kabupaten Belitung, Luthfie Avian, memberikan penghargaan kepada Grup MIND ID atas inisiatif ini.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin untuk melestarikan populasi penyu di Belitung, termasuk di lokasi pelestarian lainnya seperti Selat Nasik dan Desa Mentigih,” jelasnya.
Pelepasliaran ini juga menjadi bagian dari Forum Group Discussion (FGD) Elevate Together Toward Risk Management Excellence yang diselenggarakan oleh Grup MIND ID di Pulau Belitung.
Forum ini mengintegrasikan pelestarian lingkungan sebagai bagian penting dari manajemen risiko perusahaan.
Melalui pelepasliaran ini, diharapkan tukik-tukik tersebut dapat tumbuh dewasa, kembali ke pantai untuk bertelur, dan membantu regenerasi populasi penyu sisik yang semakin langka.
Dengan ekosistem laut yang sehat dan berkelanjutan, upaya konservasi ini menjadi langkah penting untuk melindungi satwa liar dan lingkungan hidup secara keseluruhan. (*)
Sumber : www.timah.com




